Kanal

Riau Masuk Daftar Waspada, Ancaman 37 Hotspot Tersebar di 7 Provinsi Sumatera

RIAUIN.COM - Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Pulau Sumatera. Data satelit per hari ini, Kamis (25/12/2025), mencatat adanya lonjakan signifikan, dengan total 37 titik panas (hotspot) yang tersebar di tujuh provinsi. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan tinggi dari pemerintah daerah dan masyarakat.

Sebaran hotspot menunjukkan bahwa Provinsi Bengkulu menjadi wilayah dengan konsentrasi tertinggi, yakni 11 titik. Kemudian disusul oleh Aceh (6 titik) dan Sumatera Barat (6 titik), serta Sumatera Utara yang menyumbang 5 titik panas.

Provinsi Riau dan Kepulauan Bangka Belitung masing-masing mencatat 4 hotspot. Sementara itu, Sumatera Selatan terdeteksi 1 titik.

Di Riau sendiri, titik panas teridentifikasi di tiga kabupaten. Kabupaten Pelalawan menjadi perhatian utama dengan 2 hotspot, disusul Kabupaten Rohul dan Kabupaten Inhil yang masing-masing memiliki 1 titik.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir menekankan bahwa kemunculan hotspot ini adalah sinyal awal potensi kebakaran. Ia mengingatkan agar kewaspadaan ditingkatkan, terutama di area dengan karakteristik lahan gambut dan curah hujan yang rendah.

"Hotspot adalah indikator awal potensi kebakaran. Jika tidak segera diantisipasi, kondisi ini bisa meluas menjadi Karhutla skala besar," ujar Yasir.

BMKG mendesak perlunya penguatan kolaborasi antar sektor, mulai dari patroli terpadu hingga penegakan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar. Pihak BMKG menambahkan, peran serta masyarakat dalam mematuhi aturan pengelolaan lahan sangat krusial, mengingat faktor aktivitas manusia masih menjadi pemicu utama.

Pemerintah daerah di wilayah terdampak didorong untuk mengambil langkah pencegahan proaktif, terutama menjelang atau selama periode cuaca yang lebih kering di beberapa kawasan Sumatera. Upaya dini diharapkan dapat mencegah bencana asap meluas yang akan berdampak negatif pada kesehatan dan ekonomi. (*)
 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler