Kanal

Gubri Ingin Jadikan Riau Sebagai Provinsi Sagu di Indonesia

Pekanbaru, Riauin.com - Masyarakat Riau diharapkan lebih mengenal sagu sebagai potensi daerah dan warisan budaya pangan lokal Riau. Sehingga sagu akan lebih diprioritaskan lagi sebagai bahan pangan.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman pada acara gerakan pangan lokal berbahan sagu dan Lomba Cipta menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di halaman Gedung daerah Provinsi Riau, Selasa (8/8).

Gubernur Riau menambahkan, pihaknya bercita-cita menjadikan Riau sebagai provinsi sagu di Indonesia. Untuk itu dia mendorong masyarakat mengonsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman, salah satunya dengan berbahan sagu.

"Kita berharap sagu ini, nantinya bisa menggantikan beras, dan untuk itu pemerintah Provinsi Riau telah mengeluarkan himbauan sehari makan sagu dalam seminggu, jadi kalau sehari masyrakat Riau makan sagu, maka sekitar 1000 Ton beras telah kita hematkan," Ungkapnya.

Melalui gerakan ini diharapkan tidak hanya pamor sagu dengan berbagai olahannya semakin meningkat, tapi konsumsi beras juga akan semakin turun. Sehingga konsumsi masyarakat akan semakin beragam, bergizi seimbang.

Kemudian Gubri jugan menjelaskan bahwa, Sagu merupakan salah satu pangan sehat sumber karbohidrat yang memiliki beragam keunggulan dibandingkan dengan sumber karbohidrat lainnya. Sagu tidak mengandung gluten sehingga lebih aman dikonsumsi pengidap alergi gluten.

 â€œMasyarakat Riau telah lama menjadikan sagu sebagai pangan sumber karbohidrat alternatif, untuk diolah menjadi beragam panganan tradisional. Seperti sempolet, gedegob, roti jala, lontong dan cendol sagu,” ungkapnya.

Selain itu, pati sagu juga sangat fleksibel untuk diolah kembali menjadi berbagai jenis makanan seperti mi sagu, biskuit sagu, maupun sagu rendang khas Riau."Tutup Gubri. (mcr)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler