"Pukul 7.00 (Wib) pagi ini, jarak pandang memang hanya 100 meter di Pekanbaru. Tetapi ini bukan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau, tapi disebabkan oleh kabut atau fog," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Ahmad Agus Widodo, kepada CAKAPLAH.com, Selasa (1/10/2019).
Ia menjelaskan, kabut (fog) merupakan partikel basah dengan kelembaban udara diatas 98%. "Biasanya muncul dikarenakan udara dingin yang berkondensasi dekat permukaan. Umumnya terjadi saat banyak hujan, dikarenakan partikel basah di atmosfer cukup banyak," cakapnya.
Selain itu lanjut Ahmad, kabut dekat permukaan tanah ini terjadi pada dini hari hingga pagi hari sebelum matahari muncul.
"Jika matahari mulai muncul, maka kabut atau fog ini akan hilang dan jarak pandang kembali membaik," pungkasnya(int/nol)