Pernyataan tersebut dikatakan Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir pada coffe morning di kantornya, Selasa (07/02/2017). Dikatakan Mimi, dari jumlah tersebut 3 orang diketahui meninggal.
"Riau belum dinyatakan KLB. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016, kasus DBD di Riau awal tahun ini justru menurun. Dari catatan kami, jumlah warga terjangkit DBD mencapai 903 orang," ujarnya.
Mencermati kondisi tersebut, Gubernur Riau sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kabupaten/kota agar mewaspadai gejala peningkatan kasus DBD sejak dini. Sehingga seluruh masyarakat dapat melakukan tindakan antisipasi terhadap gejala DBD.
Terkait kasus DBD di Rokan Hulu, Mimi menjelaskan sesuai surat Dinkes Rohul, Dinkes/SK/2017/266 tertanggal 1 Januari 2017, Rohul dinyatakan KLB DBD.
"Karena sesuai dengan surat tersebut, jumlah warga terjangkit DBD di Rohul sudah mencapai 66 penderita. Jauh di atas jumlah penderita DBD tahun sebelumnya yang hanya 9 orang," jelasnya. (oce)