Kanal

Mantap! Riau Raih WTN untuk Ketiga Kalinya

Riauin.com, Pekanbaru - Untuk ketiga kalinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). 

Penghargaan ini langsung diterima Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (31/1/2017).
"Kita mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi agar ke depan lebih baik lagi," kata Gubri.

Penghargaan WTN merupakan penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat kepada daerah yang mampu menata transportasi publik dengan baik. Sementara, bagi Pemprov Riau penghargaan ini sudah yang ketiga kalinya atas capaian menata transportasi darat.

Atas prestasi ini, Gubri juga mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi pemerintah kabupaten/kota di Riau yang turut mendapatkan penghargaan WTN diantaranya Kabupaten Bengkalis dan Kota Pekanbaru.

"Kita berharap ke depan, semakin banyak kabupaten/kota di Riau yang bisa mendapatkan penghargaan ini," harapnya.

Selain Provinsi Riau yang menerima Penghargaan dalam kategori Piala Tata Nugraha Wiratama, 10 provinsi lainnya juga menerima penghargaan serupa yakni Jatim, Jateng, Jabar, Sumsel, Sumbar, DI Yogyakarta, Bali, Kalsel, Kaltim dan Sulsel.

Sementara, dalam sambutannya Wapres RI Jusuf Kalla mengapresiasi keberhasilan daerah-daerah penerima WTN dalam mengelola dengan baik sistem transportasi darat.

"Saya mengucapkan selamat. Ini artinya bapak/ibu sudah bekerja keras meningkatkan kinerja dan mengelola dengan baik sistem transportasi di daerah masing-masing," ucap Wapres.

Baik buruknya sistem transportasi, kata Wapres, ditentukan oleh dua hal yakni kelancaran dan keamanan.

"Dulu rata-rata di kota-kota besar di Indonesia masih bisa 30 km per jam. Sekarang paling 20 km per jam. Tingkat kecelakaan juga naik. Tahun 2016 angka kecelakaan meningkat hampir 1.000 orang lebih banyak dari tahun sebelumnya," kata Wapres lagi.

Itu sebabnya, tegas JK, banyak hal yang masih perlu diperbaiki. Apalagi jika dikaitkan dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan kendaraan baik roda empat yang bertambah 1 juta setiap tahun dan roda dua 8 juta meningkat setiap tahun.

"Kendaraan makin banyak sementara infrastruktur jalan tidak bertambah, ya macet makin bertambah juga," katanya.

Dengan demikian, lanjut dia, pembangunan infrastruktur transportasi merupakan pembangunan sepanjang zaman karena masyarakat terus berkembang. (*)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler