Tujuan massa dalam aksinya kali ini, hanya ingin Pemerintah Daerah menepati janji-janji manisnya selama dua bulan lalu. Dalam janjinya saat itu, Gubernur Riau Syamsuar dan wakilnya Edy Natar Nasution telah menyiapkan beberapa perusahaan membantu krisis management PSPS Riau.
"Kami ingin Syamsuar dan Edy menepati janjinya dulu. Sebab, dulu mereka telah menyiapkan perusahaan di Riau untuk membantu keuangan management PSPS Riau. Tapi sampai sekarang, kosong tanpa ada hasilnya," teriak salah satu orator massa.
Selain menunggu keputusan dari pihak Pemerintah Daerah terhadap perwakilan massa yang menjumpai Gubernur Riau di dalam. Massa juga memberikan waktu 30 menit untuk menetapkan berapa perusahaan yang ingin serius memberikan bantuan kepada management PSPS Riau.
"Bila dalam waktu 30 menit tidak ada hasil sesuai yang kami inginkan, kami akan dobarak pintu gerbang ini," tegasnya.
Sampai saat ini, massa masih menunggu perwakilan mereka di dalam kantor Gubernur Riau untuk menyelesaikan krisis management PSPS Riau. Jika tidak ada hasil, massa mengancam terpaksa akan mendobrak pintu gerbang Kantor Gubernur.(int/nol)