Pengecekan itu sendiri dilaksanakan di Jalan Cut Nyak Dien, Sabtu (25/05/19) yang meliputi komponen lampu kendaraan, sirine, rem, ban dan komponen-komponen lainnya.
"Sebagai persiapan dan kesiapan, kita sengaja mengumpulkan semua kendaraan dinas untuk melihat langsung kondisinya. Mana yang (komponen) sudah tidak layak lagi agar segera diajukan untuk perawatannya," ujarnya kepada wartawan.
Dijelaskannya pengecekan itu dilakukan juga untuk memastikan kesiapan dalam bertugas melakukan pengamanan Ops Ketupat 2019 jelang Idul Fitri 1440 H. Seperti pengamanan malam takbiran, pelaksanaan sholat Idul Fitri, hingga pengamanan antisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik saat libur panjang nanti. Termasuk pengamanan arus lalu lintas di pusat keramaian atau pusat perbelanjaan dan pengamanan arus lalu lintas di perbatasan Pekanbaru - Kampar.
"Total kendaraan dinas yang kita miliki berjumlah 64 unit kendaraan. Terdiri dari 42 unit roda dua, 20 unit roda empat dan 2 unit roda enam," sebutnya.
Sementara itu, selain memastikan kesiapan kendaraan dinas, Emil tak lupa pula melakukan pemeriksaan kelengkapan tugas milik personelnya masing-masing. Mulai dari rompi, jas hujan, lampu pengatur lalu lintas serta kelengkapan lainnya. Kemudian, sambungnya, jelang pelaksanaan Ops Ketupat 2019 nanti, pihaknya juga telah melakukan penebalan personel pada lokasi pusat perbelanjaan ataupun pusat keramaian di Pekanbaru guna mengantisipasi kemacetan saat masyarakat melakukan tradisi 'berburu' baju lebaran dan kebutuhan lebaran lainnya.
"Kita all out, khususnya weekend pada hari Sabtu dan Minggu di pusat perbelanjaan atau keramaian seperti di Mal Ciputra Jalan Riau, pos Gurindam 5 Mal SKA dan Living World serta di depan Plaza Sukaramai Ramayana di Jalan Sudirman," tutupnya.(int/nol)