PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Gubernur Aceh Belum Diterbangkan ke Jakarta Usai Kena OTT KPK
BANDA ACEH, Riauin.com – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf hingga Rabu pagi ini masih berada di Mapolda Aceh setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput yang bersangkutan di rumah dinasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Irwandi ditempatkan di sebuah ruang Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Namun, belum diketahui keberadaan Irwandi Yusuf di kantor polisi tersebut.
Tim KPK menjemput Irwandi Yusuf di rumah dinas Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada Selasa 3 Juli 2018 malam. Belum diketahui mengapa orang nomor 1 di pemerintahan Aceh tersebut berada di Polda Aceh.
Akses informasi keberadaan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di tempat itu sepertinya sangat tertutup. Buktinya hingga Rabu pagi belum ada pernyataan resmi KPK maupun pihak Polda Aceh.
Bahkan, belasan wartawan sejak Selasa 3 Juli hingga Rabu pagi ini tidak mendapat pernyataan resmi terkait dengan keberadaan Gubernur Irwandi.
Sejak Selasa malam beredar informasi bahwa Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dibawa ke Jakarta. Tetapi setelah ditunggu pada jadwal penerbangan pertama pesawat komersial dari Aceh, Rabu menjelang subuh, Irwandi masih tetap di ruangan tersebut.
Begitu pula dengan jadwal penerbangan berikutnya sekira pukul 07.30 WIB, Irwandi juga dilaporkan masih berada di ruang Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh.
Sebelumnya, KPK menangkap dua kepala daerah di Aceh bersama beberapa orang lainnya dalam operasi tangkap tangan.
Dua kepala daerah tersebut, yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi.
Sebelumnya diinformasikan, Ketua KPK Agus Raharjo mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) yang mengamankan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Bupati Beber Meriah Ahmadi, dan delapan orang lainnya ini diduga terkait transaksi komitmen fee proyek yang melibatkan mereka.
"Dari operasi tangkap tangan ini turut diamankan uang ratusan juta rupiah. Selain dua kepala daerah tersebut, ada delapan orang lainnya turut diamankan," papar Agus Raharjo.(int/nol)
Berdasarkan informasi yang dihimpun di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Irwandi ditempatkan di sebuah ruang Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Namun, belum diketahui keberadaan Irwandi Yusuf di kantor polisi tersebut.
Tim KPK menjemput Irwandi Yusuf di rumah dinas Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada Selasa 3 Juli 2018 malam. Belum diketahui mengapa orang nomor 1 di pemerintahan Aceh tersebut berada di Polda Aceh.
Akses informasi keberadaan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di tempat itu sepertinya sangat tertutup. Buktinya hingga Rabu pagi belum ada pernyataan resmi KPK maupun pihak Polda Aceh.
Bahkan, belasan wartawan sejak Selasa 3 Juli hingga Rabu pagi ini tidak mendapat pernyataan resmi terkait dengan keberadaan Gubernur Irwandi.
Sejak Selasa malam beredar informasi bahwa Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dibawa ke Jakarta. Tetapi setelah ditunggu pada jadwal penerbangan pertama pesawat komersial dari Aceh, Rabu menjelang subuh, Irwandi masih tetap di ruangan tersebut.
Begitu pula dengan jadwal penerbangan berikutnya sekira pukul 07.30 WIB, Irwandi juga dilaporkan masih berada di ruang Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh.
Sebelumnya, KPK menangkap dua kepala daerah di Aceh bersama beberapa orang lainnya dalam operasi tangkap tangan.
Dua kepala daerah tersebut, yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi.
Sebelumnya diinformasikan, Ketua KPK Agus Raharjo mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) yang mengamankan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Bupati Beber Meriah Ahmadi, dan delapan orang lainnya ini diduga terkait transaksi komitmen fee proyek yang melibatkan mereka.
"Dari operasi tangkap tangan ini turut diamankan uang ratusan juta rupiah. Selain dua kepala daerah tersebut, ada delapan orang lainnya turut diamankan," papar Agus Raharjo.(int/nol)
Berita Lainnya
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut