PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Ditabrak Mobil Teroris di Polda Riau, Kameramen tvOne Terpental
Pekanbaru, Riauin.com - Kameramen tvOne, Rian Rahman (24) menjadi korban terduga teroris di halaman Polda Riau. Ia ditabrak mobil yang ditabrakan teroris ke arah Polda. Kondisinya saat ini masih di rawat di RS Bhayangkara Polda Riau.
"Masih dirawat. Dia datang ke Mapolda Riau untuk menghadiri jumpa pers pengungkapan Narkoba," kata wartawan TVOne, M Arifin dalam perbincangan dengan wartawan, Rabu (16/5/2018).
Ari menjelaskan, kameramennya terpental saat ditabrak mobil terduga teroris.
"Dia sempat telepon saya, kalau dia menjadi korban ditabrak mobil terduga teroris. Dia sempat terpental," kata Ari.
Masih menurut Ari, usai ditabrak Rian masih sempat berjalan ke kantin di Jl Sumatera yang jaraknya sekitar 300 meter.
"Saat itu saya minta rekan wartawan, untuk membantu membawa ke RS Bhayangkara. Karena saat itu saya lagi diperjalanan menuju ke Polda Riau," kata Ari.
Masih menurut Ari, kondisi Rian kini mulai membaik. Dia mengalami luka di bagian pelipis sebelah kanannya.
"Kemungkinan saat terpental, dia terjatuh ke aspal sehingga pelipisnya ada luka. Luka ringan juga ada di dengkul kananya. Sekarang masih di rawat di RS Polda Riau," kata Ari.
Selain Rian, kameramen MNC Rahmadi juga ditabrak di lokasi yang sama.
"Rahmadi sempat dirawat di RS Bhayangkara selama 3 jam. Tapi sekarang sudah boleh pulang," kata Indra reporter MNC kepada detikcom.
"Rahmadi mengalami luka bagian pinggang. Kameranya rusak, HP dan laktop rusak karena terjatuh," tutup Indra.(int/nol)
"Masih dirawat. Dia datang ke Mapolda Riau untuk menghadiri jumpa pers pengungkapan Narkoba," kata wartawan TVOne, M Arifin dalam perbincangan dengan wartawan, Rabu (16/5/2018).
Ari menjelaskan, kameramennya terpental saat ditabrak mobil terduga teroris.
"Dia sempat telepon saya, kalau dia menjadi korban ditabrak mobil terduga teroris. Dia sempat terpental," kata Ari.
Masih menurut Ari, usai ditabrak Rian masih sempat berjalan ke kantin di Jl Sumatera yang jaraknya sekitar 300 meter.
"Saat itu saya minta rekan wartawan, untuk membantu membawa ke RS Bhayangkara. Karena saat itu saya lagi diperjalanan menuju ke Polda Riau," kata Ari.
Masih menurut Ari, kondisi Rian kini mulai membaik. Dia mengalami luka di bagian pelipis sebelah kanannya.
"Kemungkinan saat terpental, dia terjatuh ke aspal sehingga pelipisnya ada luka. Luka ringan juga ada di dengkul kananya. Sekarang masih di rawat di RS Polda Riau," kata Ari.
Selain Rian, kameramen MNC Rahmadi juga ditabrak di lokasi yang sama.
"Rahmadi sempat dirawat di RS Bhayangkara selama 3 jam. Tapi sekarang sudah boleh pulang," kata Indra reporter MNC kepada detikcom.
"Rahmadi mengalami luka bagian pinggang. Kameranya rusak, HP dan laktop rusak karena terjatuh," tutup Indra.(int/nol)
Berita Lainnya
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut