Infotorial
Dinas Kesehatan Kuansing Siagakan ICU Mini Sepanjang Rute MTQ Riau
Kepala Dinas Kesehatan Kuantan Singingi Aswandi. | Foto : dok
RIAUIN.COM - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi memperketat mitigasi risiko kesehatan menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau. Langkah antisipasi difokuskan pada pengamanan jalur perlintasan rombongan kafilah dari berbagai kabupaten dan kota melalui penyiagaan unit perawatan intensif (ICU) mini di titik-titik strategis.
Langkah ini diambil mengingat perhelatan akbar tersebut bakal memobilisasi ribuan peserta, undangan, dan penonton ke Negeri Jalur. Pemerintah daerah tidak ingin mengambil risiko terkait keterlambatan penanganan medis darurat selama acara berlangsung.
Kepala Dinas Kesehatan Kuantan Singingi Aswandi menyatakan, seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang berada di sepanjang rute kedatangan kedatangan kafilah telah diinstruksikan masuk dalam status siaga penuh. Posko pelayanan kesehatan dan armada ambulans juga disebar untuk memangkas waktu respons jika terjadi kegawatdaruratan.
"Fokus kami adalah kecepatan tindakan. Keberadaan ICU mini di lokasi utama dan kesiapan puskesmas di jalur pelintasan memastikan pengunjung ataupun kafilah yang membutuhkan pertolongan medis bisa langsung ditangani di tempat tanpa harus menunggu evakuasi jarak jauh," kata Aswandi di Teluk Kuantan, Selasa (9/6/2026).
Secara terpisah, Sekretaris Daerah Kuantan Singingi Zulkarnain menekankan bahwa jaminan layanan kesehatan merupakan parameter krusial yang menentukan kredibilitas daerah sebagai tuan rumah. Integrasi kerja antar-organisasi perangkat daerah kini dipacu untuk mengantisipasi lonjakan massa di area perlombaan.
Menurut Zulkarnain, status sebagai tuan rumah menuntut Kuantan Singingi memberikan standardisasi pelayanan yang matang. Pihaknya menginstruksikan percepatan pemenuhan logistik medis dan teknis lainnya di lapangan sebelum seremoni pembukaan dimulai.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menargetkan kesiapan menyeluruh pada seluruh sektor pendukung, mulai dari pengamanan, kebersihan lingkungan, hingga posko kesehatan. Manajemen pelayanan yang terukur diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus kesan positif bagi seluruh kontingen yang hadir. -inf
Berita Lainnya
Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?
Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?