PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Imam Besar Istiqlal Sebut Isu Terompet Sangkakala Dihembuskan Zionis
TANGERANG - Imam besar Masjid Istiqlal, KH Ali Mustafa Yaqub menganggap isu suara terompet sangkalala di sejumlah negara Eropa bertujuan untuk membuat resah umat Islam. Menurutnya, suara tersebut sengaja dibuat untuk menciptakan isu yang kemudian hangat dibicarakan di seluruh dunia.
"Itu tujuannya untuk meresahkan umat. Sekarang itu dia tahu ada keterangan soal terompet, enggak ada itu. Tujuannya untuk mengacau," kata dia di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Jakarta, Jumat (29/5/2015).
Ali berasumsi, pengembus isu tersebut adalah kaum zionis yang ingin menciptakan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat. "Itu zionis, tertulis dalam protokol nomor 7 (milik mereka)," ungkapnya.
Bagi Ali, isu adanya suara terompet sangkakala itu mirip dengan wacana pembongkaran makan Nabi Muhammad di Madinah. Rencana tersebut sempat membuat umat Islam di seluruh dunia bergejolak.
"Di semua wilayah Eropa dan benua-benua lain itu mereka menciptakan konflik dan api permusuhan, termasuk makam Nabi mau dibongkar," tegasnya.
Ia meminta masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu aneh yang dihembuskan, termasuk soal suara terompet sangkakala ini. "Enggak usah terpengaruh dengan isu-isu tersebut," tandasnya. (*)
"Itu tujuannya untuk meresahkan umat. Sekarang itu dia tahu ada keterangan soal terompet, enggak ada itu. Tujuannya untuk mengacau," kata dia di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Jakarta, Jumat (29/5/2015).
Ali berasumsi, pengembus isu tersebut adalah kaum zionis yang ingin menciptakan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat. "Itu zionis, tertulis dalam protokol nomor 7 (milik mereka)," ungkapnya.
Bagi Ali, isu adanya suara terompet sangkakala itu mirip dengan wacana pembongkaran makan Nabi Muhammad di Madinah. Rencana tersebut sempat membuat umat Islam di seluruh dunia bergejolak.
"Di semua wilayah Eropa dan benua-benua lain itu mereka menciptakan konflik dan api permusuhan, termasuk makam Nabi mau dibongkar," tegasnya.
Ia meminta masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu aneh yang dihembuskan, termasuk soal suara terompet sangkakala ini. "Enggak usah terpengaruh dengan isu-isu tersebut," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
Wujudkan Sinergi Bagi Negeri, Capella Honda Riau Apresiasi SMK Binaan Honda Lewat Program AHASS Goes to School
Satu Hati Menemani Setiap Langkah, Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Hari Pelanggan Nasional 2026
Sepenuh Hati Memahami, Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Bersama Pelanggan di Sumatera
Tembus 170 Bikers, New Vario Evo Night Ride Vol 2 Ramaikan Malam Pekanbaru
Perkuat Ekosistem Pembelajaran Digital, Telkomsel Dukung PBAK UIN Suska Riau 2026
Zahra Nur Habibni Wakili Riau di AHM Best Student 2026 Tingkat Nasional
Wujudkan Sinergi Bagi Negeri, Capella Honda Riau Apresiasi SMK Binaan Honda Lewat Program AHASS Goes to School
Satu Hati Menemani Setiap Langkah, Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Hari Pelanggan Nasional 2026
Sepenuh Hati Memahami, Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Bersama Pelanggan di Sumatera
Tembus 170 Bikers, New Vario Evo Night Ride Vol 2 Ramaikan Malam Pekanbaru
Perkuat Ekosistem Pembelajaran Digital, Telkomsel Dukung PBAK UIN Suska Riau 2026
Zahra Nur Habibni Wakili Riau di AHM Best Student 2026 Tingkat Nasional