"Hotspot ini mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Kemarin itu hotspot mencapai 88 titik, hari ini 40 titik. Ada pengurangan yang cukup siginifikan," ujar Kepala BMKG stasiun Pekanbaru, Sukisno, Senin (18/3/2019).
Ia mengatakan 40 titik panas ini berada di 8 wilayah. Yakni di Rokan Hikir 4 titik, Siak 10 titik, Dumai 5 titik, Bengkalis 13 titik, Pelalawan 4 titik, Indragiri Hulu 1 titik, Indragiri Hilir 2 titik dan Kampar 1 titik.
"Dari jumlah tersebut, 23 titik di antaranya diduga kuat adalah kebakaran hutan dan lahan karena memiliki level konfidance di atas 70 persen. 23 titik itu berada di Bengkalis 8 titik, Kampar 1 titik, Dumai 4 titik, Siak 7 titik dan Rokan Hilir 3 titik," terang Sukisno.
Disampaikan Sukisno lagi, Riau masih menjadi penyumbang hotspot terbanyak di Sumatera.
"Dari 6 wilayah di Pulau Sumatera yang terpantau hotspot, Riau memang paling banyak. Diikuti oleh Aceh 4 titik, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Jambi masing-masing 1 titik. Total ada 48 titik panas di Sumatera," pungkasnya.(int/nol)