Kanal

Berbatasan dengan Malaysia, Polda Riau Layak Berstatus Tipe A

Riauin.com, Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau kini sudah sah berstatus Tipe A. Peresmian status baru ini dilakukan oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia  (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi (Komjenpol) Syafruddin, Sabtu (12/11/16) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Syafuddin langsung memimpin acara pengukuhan di halaman Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Pekanbaru. Sebagai tanda pengukuhan Tipe A, Wakapolri menyerahkan bendera kesatuan atau Pataka Tuah Sakti Hamba Negeri kepada Kapolda Riau Brigjen Pol Zulkarnain.

Dalam amanatnya, Syafruddin menyebutkan Provinsi Riau bukan lah negeri yang asing bagi dirinya. Sebab, puluhan tahun lalu dirinya pernah bertugas di Bumi Lancang Kuning.

"Tahun 1993 hingga 1997, saat saya bertugas di Polda Riau, tipe nya masih Tipe C. Beberapa tahun berikutnya, ditingkatkan menjadi Tipe B. Dan, hari ini, Alhamdulillah, dikukuhkan menjadi Tipe A," tuturnya.

Menurut Syafruddin, peningkatan tipologi iniberdasarkan beberapa pertimbangan, di antaranya aspek geografis. ‎Dimana Riau berada di daerah perairan yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga.

Salah satunya Malaysia di mana ada Selat Malaka yang menjadi jalur perdagangan internasional. Sehingga perlu pengawasan lebih ketat untuk menghindari terjadinya kejahatan transnasional.

Kejahatan tersebut di antaranya penyelundupan, masuknya narkoba‎ dari jalur perairan internasional, kejahatan sumber daya alam, ancaman kejahatan internasional, serta kejahatan konvensional lainnya.

"Riau mempunyai perkembangan strategis secara nasional dan internasional, sehingga diperlukan penanganan secara optimal dan komplek," sebut pria yang pernah bertugas di Riau ini pada medio 93 hingga 97.

Menurut Syafruddin, perkembangan penduduk Riau yang pesat juga menjadi faktor perubahan tipe. Saat ini Riau sudah tercatat mempunyai 7 juta penduduk, sehingga tak berbanding dengan jumlah polisi dengan tipe yang lama.

Dengan demikian dalam waktu dekat, akan dilakukan perubahan jumlah personel. Selanjutnya pembenahan sarana dan prasarana yang dilakukan secara bertahap.

"Tak hanya perubahan jumlah, tapi juga polisi yang profesional, modern dan terpercaya (Promoter)," sebut Syafruddin.

Dia mengimbau jajaran Polda Riau lebih proaktif memjalin komunikasi dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan pemerintah daerah, sehingga kontribusi Polri dirasakan.

Dalam statusnya menjadi Tipe A, Polda Riau juga akan diberikan tambahan fasilitas sarana dan prasarana penunjang. Selain penambahan ratusan personil, kata Syafruddin, anggaran Polda Riau juga otomatis akan naik. Namun, semuanya dilakukan secara bertahap. (*)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler