Setiap tahunnya, sejumlah sekolah selalu mengeluhkan permasalahan kekurangan murid karena lokasi sekolah yang berdekatan. Bahkan dalam sebuah lingkungan yang sama, terdapat 2-3 sekolah yang berdekatan sehingga terkadang harus bersaing dalam mencari murid baru.
Kondisi ini menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan Pekanbaru, sehingga solusi yang ditawarkan adalah merger atau penggabungan 2-3 sekolah menjadi 1 sekolah.
"Pada tahun ajaran baru sekolah nanti, Disdik Pekanbaru berencana akan melakukan merger terhadap 20 sekolah negeri. Ini berarti, dari 194 sekolah negeri yang ada maka akan berkurang menjadi 174 sekolah," ungkap Zulfan Hafis, Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Senin (28/1/2019)
Lanjut Politisi Nasdem ini lagi, semoga langkah tersebut bisa mengatasi persoalan kekurangan jumlah murid serta jumlah guru yang selama ini selalu dirasakan beberapa sekolah. Para guru tidak perlu panik dengan adanya langkah merger ini, karena mereka tetap akan mengajar di sekolah yang sama namun nama yang berbeda.
Zulfan menambahkan, langkah merger sekolah ini sebelumnya sudah dikonsultasikan bersama pihak Kementerian Pendidikan RI. Dengan dilakukannya merger terhadap sejumlah sekolah, maka secara otomatis bisa mengurangi biaya operasional sekolah alias penghematan.(int/nol)