Pantauan wartawan, ada lima gapura berbentuk masjid yang dihiasi lampu colok yang turut menyemarakkan malam Ramadan.
Masyarakat Pekanbaru terlihat antusias dengan parade tersebut, tak sedikit dari masyarakat yang mengabadikan momen itu.
"Saya senang dengan budaya Melayu ini, mengingatkan saya pada kampung halaman saya jadinya," kata salah seorang masyarakat, Budi kepada Cwartawan, Ahad malam.
Hal yang sama juga diutarakan Salmah, warga Gobah ini mengaku membawa serta anaknya ke acara tersebut sebagai bentuk kebahagiaan menyambut hari raya Idul Fitri.
"Saya bawa anak saya ke sini biar mereka tau kalau budaya Melayu mempunyai tradisi yang sangat luar biasa," cakapnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tahun ini ada 4 peserta parade lampu colok tersebut, yakni BRK Pusat, BRK cabang Pekanbaru, Masjid Amaliyah Tenayan Raya, dan Persatuan Masyarakat Tionghoa Riau. (int/nol)