Hal itu disampaikan Senior Vice President Bank Syariah Mandiri Ahmad Fauzi usai memberi Kuliah Umum, bertajuk, ''Era Disrupsi dan Pengaruhnya Terhadap Pendidikan'' di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Islam Riau di lantai 4 Gedung Rektorat UIR Kampus Perhentian Marpoyan Pekanbaru, Senin siang 14 Mei 2018.
Dalam Kuliah Umum yang dihadiri Rektor UIR Prof Dr Syafrinaldi, SH, MCL itu, Ahmad Fauzi menjelaskan sebuah perusahaan harus beradaptasi dan mampu memanfaatkan tekhnologi untuk mencapai sebuah kemajuan.
Menariknya, usai presentasi Ahmad Fauzi meminta mahasiswa menginstal aplikasi Kohaat dari playstore android masing-masing. Lalu memasukkan sejumlah angka (PIN). Dari sini keluar sejumlah pertanyaan yang harus dijawab mahasiswa.
Ratusan mahasiswa itu menjawab satu persatu pertanyaan yang dibaca Ahmad Fauzi. Antara lain, berapa asset yang dimiliki Bank Syariah Mandiri dan apa antisipasi menghadapi era disrupsi.
Aplikasi tersebut juga menampilkan berapa skor dan waktu Mahasiswa saat menjawab soal, ''Ini skor sementara anda menjawab pertanyaan. Nilai tertinggi dan waktu yang dihabiskan sudah tertera di layar android,'' ujar Ahmad Fauzi, seperti dalam rilis yang diterima redaksi.
Melihat hal itu mahasiswa terlihat makin gairah dan bersemangat menjawab pertanyaan berikutnya. Mereka seakan berlomba merebut hadiah. Dalam hitungan menit, bos Bank Syariah Mandiri ini pun mengumumkan pemenang quiz. Kemudian memanggil pemenang untuk mendapatkan tabungan BSM dalam nilai yang bervariasi.
Selepas Kuliah Umum, Ahmad Fauzi menyerahkan satu unit mobil operasional dari BSM kepada Rektor UIR Prof. Syafrinaldi. Mobil seharga Rp 647 juta lebih itu bermerk toyota, jenis Hiace-Commuter Sokid M/T Lux New, 2500 cc dengan kapasitas 11 penumpang. Rektor UIR menyambut baik bantuan tersebut, ia mendoakan semoga perhatian dan kepedulian BSM terhadap UIR bernilai ibadah.
"Mobil ini besar sekali manfaatnya untuk menopang kinerja Universitas Islam Riau. Mudah-mudahan dengan kerjasama yang baik antara BSM dengan UIR bantuan serupa dapat terus ditingkatkan," ujar Syafrinaldi didampingi Wakil Rektor I Syafhendry, Wakil Rektor II Asrol dan Wakil Rektor III Rosyadi. (int/nol)