RIAUIN.COM - Komando Operasi Udara Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau memastikan kesiapan seluruh armada udara untuk terus memantau wilayah rawan api. Kesiapsiagaan ini dipertahankan meski satelit pantau NASA mencatat tidak ada lagi titik kebakaran aktif di seluruh wilayah Riau.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris menyatakan bahwa nihilnya titik api saat ini tidak membuat petugas mengendurkan pengawasan di lapangan.
“Berdasarkan pemantauan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20 NASA, kondisi Riau terkini zero karhutla. Tidak ada kebakaran aktif yang sedang kita tangani. Namun, seluruh personel tetap siaga dan pemantauan terus dilakukan karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu,” ujar Abdul Haris, Ahad (27/9/2026).
Sebelumnya, sejumlah lokasi kebakaran berada di area terisolasi yang sulit ditembus oleh jalur darat. Keberadaan helikopter patroli, pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), hingga helikopter pemadam (water bombing) menjadi kunci utama dalam mempercepat pemadaman di area sulit tersebut.
“Situasi karhutla yang semakin terkendali merupakan hasil kerja bersama dengan semangat gotong royong antara Satgas Udara, Satgas Darat, seluruh stakeholder terkait, serta masyarakat peduli api,” kata Abdul Haris.
Ia menegaskan bahwa seluruh armada udara beserta personel pendukung tetap disiagakan secara penuh untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api secara mendadak.
“Helikopter patroli dan seluruh pendukungnya tetap siaga dan waspada. Pengawasan terus dilakukan, termasuk melalui kerja sama dengan Satgas Udara lainnya,” tutur Danlanud Roesmin Nurjadin tersebut. (Bil)