Kanal

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Deras dan Petir di Riau Hingga Dini Hari

RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang membayangi 10 kabupaten dan kota di Provinsi Riau, Kamis (10/9/2026). Masyarakat diminta mewaspadai guyuran hujan deras yang dapat disertai kilat dan angin kencang hingga dini hari.

Wilayah yang masuk dalam zona kewaspadaan meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai.

Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir P., menjelaskan bahwa intensitas hujan diprediksi terus meningkat dan mencapai puncaknya pada malam hari di sebagian besar wilayah Riau.

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai pada pagi, sore, serta malam atau dini hari,” kata Yasir P. dalam keterangan resminya.

Perubahan cuaca sudah berlangsung sejak pagi hari dengan kondisi udara kabur hingga berawan. Hujan berintensitas ringan hingga sedang melanda wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hulu. Pada siang hingga sore hari, potensi hujan bergeser ke Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, dan Kuantan Singingi.

“Potensi hujan semakin meluas pada malam hari. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Riau,” tambah Yasir P.

Memasuki dini hari, hujan diperkirakan masih bertahan di Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Kampar, dan Dumai. Adapun suhu udara berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 100 persen, serta kecepatan angin mencapai 10 hingga 40 kilometer per jam.

Sementara itu, gelombang di perairan Riau masih berada di kategori rendah dengan ketinggian 0,5 hingga 1,25 meter.

Di tengah potensi hujan tersebut, pemantauan satelit BMKG justru mendeteksi lonjakan tajam jumlah titik panas atau hotspot di Riau. Hingga pukul 23.00 WIB, tercatat 317 titik panas, membengkak drastis dari hari sebelumnya yang sebanyak 150 titik.

Indragiri Hulu menjadi penyumbang hotspot terbanyak di Riau dengan 154 titik, disusul Kepulauan Meranti 37 titik, Bengkalis 34 titik, Pelalawan 24 titik, Indragiri Hilir 22 titik, Kuantan Singingi 17 titik, Siak 14 titik, Dumai 11 titik, Kampar dua titik, serta Rokan Hilir dan Rokan Hulu masing-masing satu titik.

Lonjakan ini sejalan dengan kondisi di tingkat regional. Total hotspot di Sumatra kini mencapai 2.762 titik, dengan konsentrasi terbesar berada di Sumatra Selatan sebanyak 1.668 titik, Jambi 247 titik, dan Bangka Belitung 237 titik. Wilayah lainnya mencakup Lampung 126 titik, Kepulauan Riau 73 titik, Sumatra Barat 46 titik, Aceh 23 titik, Bengkulu 13 titik, dan Sumatra Utara 12 titik. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler