Kanal

Tembus 33 Ton Garam, Satgas Riau Kembali Gempur Asap Karhutla Lewat Udara

RIAUIN.COM - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dipacu melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Memasuki pelaksanaan terbaru, tim satgas menyemai 3 ton garam dapur (NaCl) yang disebar ke tujuh wilayah kabupaten dan kota guna memicu hujan buatan.

Penyemaian bahan semai ini ditujukan untuk menembus kabut asap yang masih mengurung sejumlah titik rawan karhutla. Tim membagi penaburan bahan ke dalam tiga tahap penerbangan sepanjang hari.

"OMC hari ini dilaksanakan tiga sortie penyemaian," kata Kabid Kedaruratan BPBD Riau Jim Gafur.

Peta penyebaran bahan rekayasa cuaca difokuskan pada area yang mengalami peningkatan ancaman karhutla. Pemilihan lokasi penyemaian disesuaikan dengan arah angin serta pergerakan awan potensial di langit Riau.

"Sortie pertama menyasar Siak dan Bengkalis, sortie kedua Pekanbaru, Siak dan Kampar, kemudian sortie ketiga Pelalawan dan Indragiri Hilir," ujar Jim Gafur.

Hingga saat ini, akumulasi garam yang telah ditaburkan di langit Riau untuk memancing pembentukan awan hujan sudah menembus angka 33 ton. Langkah rekayasa cuaca ini diambil sebagai bentuk intervensi cepat untuk memadamkan api sekaligus mengikis titik pekat kabut asap yang mengganggu aktivitas warga.

"OMC ini merupakan salah satu upaya untuk membantu penanganan karhutla, terutama dengan mendorong turunnya hujan di wilayah-wilayah yang menjadi sasaran penyemaian," tutur Jim Gafur. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler