Kanal

Perkuat Soliditas Internal, Golkar Riau Siapkan Program Kerja Jelang Pelantikan Pengurus

RIAUIN.COM – DPD Partai Golkar Provinsi Riau mulai menggerakkan roda organisasi melalui rapat pleno perdana yang dirangkai dengan silaturahmi seluruh pengurus periode 2025–2030 di Kantor DPD I Partai Golkar Riau, Jalan Utama, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (23/7/2026) malam. Pertemuan yang dipimpin Ketua DPD I Partai Golkar Riau Yulisman itu menjadi momentum menyatukan langkah sekaligus mematangkan persiapan pelantikan pengurus dan program kerja organisasi ke depan.

Rapat pleno perdana tersebut juga menandai dimulainya aktivitas resmi kepengurusan baru DPD Partai Golkar Provinsi Riau. Dalam forum itu juga, jajaran pengurus membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari pemantapan struktur organisasi, penyusunan program kerja, hingga persiapan pelantikan yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Hadir juga Sekretaris DPD I Partai Golkar Riau Suparman, sejumlah anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota, serta jajaran pengurus lainnya. Selain mempererat silaturahmi, forum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan antarpengurus agar seluruh jajaran memiliki visi yang sama dalam membesarkan Partai Golkar dan memperkuat perannya di tengah masyarakat.

Menjelang pelantikan, seluruh bidang diminta segera menyusun program yang selaras dengan visi dan misi partai. Sehingga program yang sudah disusun dapat segera terlaksana.

"Prioritas kita saat ini adalah pelantikan pengurus DPD I terlebih dahulu. Dalam momentum pelantikan itu nanti juga akan dilaksanakan Rakerda," kata Yulisman usai memimpin rapat pleno.

Pelantikan kepengurusan DPD I Partai Golkar Riau ditargetkan akan dilaksanakan pada Agustus 2026. Namun, jadwal pasti pelaksanaannya masih menunggu arahan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

"Prinsipnya sudah, beliau sudah setuju. Teknisnya kita tunggu arahan beliau. Insya Allah Agustus nanti," ujarnya.

Kepengurusan baru ini diisi oleh kader-kader yang memiliki komitmen kuat untuk membesarkan Partai Golkar di Provinsi Riau. Menurutnya, kekompakan pengurus menjadi modal utama dalam menjalankan program organisasi sekaligus mengembalikan kejayaan Golkar di Bumi Lancang Kuning.

Kader-kader Golkar yang mengisi struktur organisasi yang baru ini memiliki komitmen kuat untuk membesarkan Partai Golkar di Provinsi Riau. Ini menjadi modal utama dalam menjalankan program organisasi sekaligus mengembalikan kejayaan Golkar di Bumi Lancang Kuning.

"Sama-sama kita ketahui di jajaran Golkar Riau ada Suparman sebagai sekretaris, kemudian Rinor sebagai bendahara. Ini adalah orang-orang yang punya komitmen membesarkan partai," tegasnya.

Pada jajaran Dewan Pembina dan Dewan Penasehat akan diperkuat sejumlah tokoh berpengalaman, di antaranya SF Hariyanto dan mantan Gubernur Riau Syamsuar. Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan semakin memperkuat arah kebijakan dan konsolidasi organisasi.

Selain pelantikan dan Rakerda, DPD Partai Golkar Riau juga akan memprioritaskan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Musda dinilai penting sebagai bagian dari konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah sekaligus mempersiapkan mesin partai menghadapi agenda politik mendatang.

Yulisman menegaskan seluruh rangkaian agenda tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat soliditas partai dan membangun organisasi yang lebih modern, responsif, serta dekat dengan masyarakat. Dia berharap seluruh pengurus dapat bekerja dengan penuh komitmen agar Partai Golkar kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan dan mampu meraih kemenangan di Provinsi Riau.

Dengan dimulainya kepengurusan baru, DPD Partai Golkar Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan konsolidasi internal sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Partai juga bertekad menghadirkan program-program yang responsif terhadap kebutuhan daerah serta mendukung pembangunan di Provinsi Riau.

Sementara itu, Suparman dalam arahan perdananya mengatakan silaturahmi yang dirangkai dengan rapat pleno menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan antarpengurus. Suasana kekeluargaan diharapkan dapat memperkuat sinergi sehingga roda organisasi berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kader Golkar harus solid, harus dekat dengan rakyat. Selama ini kita tidak pernah masuk ke kampus, ke desa-desa. Ini strategi untuk memenangkan Golkar ke depannya," kata Suparman. -vie

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler