Kanal

Pemkab Bengkalis Andalkan 100 Persen Kafilah Lokal untuk MTQ Riau 2026

RIAUIN.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkalis memilih jalur pembinaan murni dengan menerjunkan 100 persen putra-putri daerah pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi. Langkah ini diambil sebagai strategi jangka panjang pelestarian kaderisasi generasi muda, sekaligus mematahkan tren instan menyewa peserta dari luar daerah demi mengejar gengsi juara.

Komitmen pemanfaatan potensi lokal tersebut melandasi dimulainya Pelatihan Terpusat atau Training Center (TC) bagi puluhan duta terbaik di Hotel Marina, Senin (22/6/2026). Langkah pembinaan intensif ini menjadi fase krusial bagi wilayah berjuluk Negeri Junjungan tersebut untuk mempertahankan predikat juara umum di tingkat provinsi.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis Ed Efendi menyampaikan, pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada pembentukan mental bertanding para peserta. Fase penggemblengan ini dipandang sebagai kunci utama untuk menjaga konsistensi prestasi dan kualitas penampilan di panggung regional.

"Pemerintah daerah meminta agar piala Juara Umum tetap dipertahankan. Pelatihan terpusat ini menjadi ruang utama untuk membentuk ketangguhan mental tersebut," ujar Ed Efendi saat membacakan sambutan tertulis Bupati Bengkalis Kasmarni.

Ed Efendi, yang juga menjabat Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, mengingatkan para kafilah untuk menjaga kondisi fisik, terutama daya tahan suara di tengah dinamika musim buah di daerah saat ini. Di sisi lain, ia mengapresiasi kualitas pembinaan lokal Bengkalis yang dinilai berhasil, mengingat banyak wilayah lain di Riau yang mencoba merekrut talenta asal Bengkalis untuk memperkuat tim mereka.

Kepala Bagian Kesra Setda Bengkalis Irwan merinci, seluruh peserta yang berjumlah 70 orang dalam program pembatasan mandiri ini merupakan anak watan asli Bengkalis. Mereka tumbuh dan menimba ilmu agama di berbagai pusat kajian serta pondok pesantren lokal yang tersebar di wilayah kepulauan maupun daratan Bengkalis.

"Kami tidak menggunakan kafilah sewaan atau membeli prestasi secara instan. Mengandalkan anak tempatan adalah bukti nyata bahwa proses kaderisasi dan pembinaan di tingkat akar rumput berjalan dengan baik," kata Irwan.

Program pemusatan latihan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (24/6/2026). Berdasarkan agenda panitia, seluruh rombongan kafilah beserta jajaran tim pendamping akan langsung diberangkatkan menuju lokasi perlombaan di Kabupaten Kuantan Singingi pada Kamis (25/6/2026) mendatang.

Acara pembukaan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkalis Khaidir, Ketua MUI Bengkalis Amrizal, Kepala Kantor Haji dan Umrah Rusli, serta Ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Ilham Noer. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler