Kanal

Urai Kemacetan Kronis, Arus Lalu Lintas Simpang SKA Pekanbaru Dirombak Total

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau bersiap mengubah total sistem pergerakan kendaraan di kawasan Simpang SKA Pekanbaru guna mengatasi kemacetan kronis yang terus dikeluhkan warga. Langkah strategis yang diambil adalah menonaktifkan lampu lalu lintas serta menutup akses penyeberangan jalan di bawah jembatan layang (flyover) tersebut secara permanen.

Sebagai kompensasi atas penutupan persimpangan sebidang yang menghubungkan Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai itu, otoritas terkait bakal memaksimalkan fungsi jalur putar balik (u-turn). Proses pembongkaran dan perluasan dua titik u-turn di Jalan Tuanku Tambusai dijadwalkan masuk tahap pengerjaan pada Juli mendatang.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa restrukturisasi arus kendaraan di pusat ekonomi kota ini sudah menjadi prioritas mendesak yang tidak bisa ditunda lagi. Keberadaan dua pusat perbelanjaan besar di area tersebut memicu tingginya volume kendaraan keluar-masuk, sehingga fungsi awal flyover untuk mengurai kepadatan menjadi tidak optimal.

"Tahun ini program tersebut kita gesa eksekusinya agar penumpukan kendaraan di sana segera terurai," ujar SF Hariyanto di Pekanbaru.

Secara teknis, penataan koridor jalan ini akan digarap oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Riau. Dua lokasi putar balik yang akan diperlebar secara simultan berada di area dekat Rumah Sakit Hermina dan titik sebelum Masjid Raudhatul Jannah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Zulfahmi menjelaskan bahwa rekayasa jalur difokuskan di sepanjang Jalan Tuanku Tambusai karena kapasitas tampung di koridor Jalan Soekarno Hatta dianggap masih memadai berkat adanya jembatan layang. Meski demikian, pemerintah tetap membuka peluang untuk memperluas fasilitas serupa di titik lain jika evaluasi di lapangan menunjukkan adanya kebutuhan tambahan.

"Insya Allah bulan Juli prosesnya sudah dimulai. Fokus utama kami adalah memecah antrean panjang kendaraan yang kerap mengular pada jam-jam sibuk," kata Zulfahmi.

Jika skenario baru ini dinilai belum mengurai kepadatan secara masif, Dinas PUPR-PKPP Riau memproyeksikan perluasan u-turn tahap berikutnya di segmen jalan depan Lotte Mart dan Hotel Grand Suka. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler