Saat dikejar warga, Noah sempat bersembunyi di salah satu bungalow terdekat, di wilayah itu.
"Saya curiga. Tamu ini mengambil dua celana dalam, tapi saat hendak bayar di kasir ngakunya hanya satu. Setelah saya periksa tasnya, dia langsung kabur," kata pelayan toko, Kadek Setia, Jumat (22/4) seperti dilansir dari Merdeka.
Kadek lantas spontan berteriak maling, dan Noah langsung dikejar warga. Tak bisa berkutik, Noah sempat menyerah. Namun, setelah diajak berbicara, Noah kabur lagi ke arah sebuah penginapan. Warga, pecalang, dan aparat buser Polsek Ubud sempat kesulitan mencari Noah. Hingga akhirnya pelaku terlihat sembunyi di sebuah menara penampungan air.
Setelah berhasil ditangkap, beruntung warga tidak memukuli Noah. Oleh anggota buser, Noah langsung dimasukkan ke mobil polisi dan dibawa ke Mapolsek Ubud.
Di hadapan polisi, Noah berdalih tidak tahu kejahatan telah diperbuatnya. Dia berkilah baru sadar saat ditangkap warga. Noah lantas meminta pengampunan dan berharap dibebaskan.
"Tomorrow i'm back to America. Please, let me go (Besok saya kembali ke Amerika Serikat. Tolong lepaskan saya)," kata Noah.
Kapolsek Ubud, Kompol I Ketut Widiada mengatakan, polisi baru mencatat identitas Noah. Buat pemeriksaan lebih lanjut, Noah diserahkan ke Mapolres Gianyar.
"Maaf, nanti silakan minta informasi lebih lanjut ke Polres," kata Widiada.(ria)