RIAUIN.COM - Semangat kemanunggalan TNI tercurah di pelosok negeri. Alih-alih menenteng senjata dan menjaga kedaulatan negara, kini patriot bangsa itu justru beralih peran sementara, jadi kuli dan mengabdi untuk kemaslahatan ibu pertiwi.
Jalan setapak perkampungan itu tampak mulai gelap gulita. Kanan dan kiri pepohonan sawit besar rindang menemani. Di sudut jalan, puluhan prajurit TNI masih berjibaku menuntaskan pekerjaan fisik untuk membangun daerah.
Perkampungan tersebut, merupakan salah satu kawasan pelosok yang letaknya di Kabupaten Bengkalis, Riau.
Hari menjelma malam, hanya terngiang suasana tentram dan temaram. Para abdi negara pun segera bersiap pulang, pengabdian itu dilanjutkan esoknya.
Lokasi ini menjadi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Bengkalis. Konsentrasi alat negara difokuskan untuk membangun ketertinggalan. Daerah pelosok, memang dicari untuk tempat mengabdi. Mulai dari memperbaiki fisik wilayah hingga membangun karakter manusia.
Sejak dimulainya pelaksanaan kegiatan Program TMMD, Jalan semenisasi di Dusun III Air Hitam, Desa Semunai, Kecamatan Pinggir, Bengkalis - Provinsi Riau tersebut sudah bisa dilalui sepekan sebelum program TMMD di tutup pada 9 Juni 2022.

Prajurit TNI sejatinya adalah pasukan tempur yang dibekali kemampuan khusus di medan perang untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI. Namun dimasa damai, TNI melaksanakan operasi militer selain perang dengan program TMMD dan semua prajurit diminta untuk bisa menggunakan peralatan selain senjata seperti mesin molen.
Pekerjaan semenisasi jalan terus berjalan, personel Satgas bersama warga Jalan Sekolah, Dusun III Air Hitam, Desa Semunai terus memacu sebelum TMMD ke-113 Kodim 0303/Bengkalis sampai nanti resmi ditutup.
Para personel yang tergabung dalam Satgas mengawaki mesin molen dengan sigap sambil menginjak kendali, kemudi diputarkan ke arah pengusung, diawali dari air, semen berlanjut pasir dan koral.

Tanggung jawab seorang operator berusaha menghasilkan pekerjaan yang maksimal, semua tergantung kejelian campuran tidak boleh asal-asalan, harus disesuaikan dengan kebutuhan, agar hasilnya awet dalam penggunaan.
Suara molen akan terus berputar mengiringi semangat Satgas TMMD bersama warga melanjutkan pekerjaan pengecoran jalan. Dengan kepedulian masing-masing berusaha untuk memaksimalkan pekerjaan sebelum upacara resmi penutupan.
Di pagi itu, di sudut sebuah Desa nan jauh dari hiruk pikuk perkotaan, langit terlihat mendung dan angin bertiup kencang terlihat dari pepohonan dan rerumputan bergoyang serta melambai-lambai begitu kencang. Di sudut sebuah gubuk kecil terdengar nyanyian ayam yang hendak naik ke bumbungan rumah dan pohon-pohon menandakan sang gelap menjemput terang.
Di pagi hari menjelang siang hujan membasahi desa. Terlihat genangan air hujan yang bertebaran di jalan tanah bergelombang dan berlumpur, disanalah anak–anak Desa dikampung tersebut bermain bersama dengan teman–teman sebaya mereka.
Dalam sebuah terpal biru penuh debu itu menjadi ruang percakapan Kepala Dusun (Kadus) III Air Hitam, Desa Semunai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Poso Dalimunte bersama Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Letda Himawan Budi S sambil mengobrol ringan, menyaksikan anak-anak Desa pulang sekolah bersama teman-temannya. Mereka berkejar-kejaran di sepanjang pembangunan semenisasi jalan desa. Sesekali tanah dan debu bertebaran, membuat perih mata. Tapi, semua orang tetap tertawa tanpa beban.
Di seberang tempat mereka duduk, perkebunan sawit membentang luas. Letda Himawan berteriak, mengingatkan agar anak tersebut berhati-hati saat berlari. Salah langkah sedikit, bisa-bisa anak itu jatuh ke kanal perkebunan sawit yang membingkai Desa Semunai di setiap sisi.
Ditengah sedang asiknya bercengkrama diterpal biru yang menjadi pondok tempat beristirahat Gemerisik suara ilalang yang diikuti dengan dentuman langkah kaki anak tersebut datang menghampiri. Dia tersenyum dengan gagah berani memperkenalkan diri. Ya, dia adalah Rey Sianturi anak Desa yang sekitar rumahnya dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit.
Anggota Satuan Tugas (Satgas) yang tergabung dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 Kodim 0303 Bengkalis di Desa Muara Basung dan Semunai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis tidak hanya bekerja di sasaran fisik, mereka berbaur dan menjalin kedekatan dengan anak–anak.
“Saat itu menjelang siang, anggota Satgas TMMD dan warga mulai beristirahat. Anggota satgas melihat anak–anak datang sepulang sekolah, menghampiri dan melihat anggota Satgas yang lagi beristirahat,” kata Himawan.
Lalu anak itu duduk dan bergabung bersama Satgas TMMD yang lagi beristirahat di pondok berterpal biru.
“Perkenalkan om Tentara, nama saya Rey Sianturi. Sekolah saya dekat ujung jalan tempat om bekerja memperbaiki jalan kami. Itu om sekolah kami SD Negeri 16 namanya,” kata Rey sambil tersenyum.
Sementara itu, Rey mengaku merasa gembira melihat anggota satgas yang sedang bekerja di panas teriknya matahari tapi mereka tetap bisa bercanda dengan anggota satgas yang lainnya.
“Tetap semangat ya om tentara,” ucap Rey memberi semangat sambil tersenyum kepada anggota satgas.
Semakin baik Jalan Sekolah, Dusun III Air Hitam, Desa Semunai, Kecamatan Pinggir membuat keceriaan dari anak–anak warga setempat semakin terlihat. Karena Jalan disemenisasi oleh TNI dari program TMMD ke-113 Kodim 0303 Bengkalis.
Bahkan mereka dengan ceria sepulang sekolah melewati Jalan yang lagi dibangun oleh Satgas TMMD. Anak–anak mengaku senang dan gembira jalan sudah sudah lebih baik dari sebelumnya.
“Saya bersama teman – teman senang sekali om tentara bermain di jalan ini. Kalau dulu kami takut karena jalannya jelek. Sekarang sudah mulai bagus, terima kasih ya om tentara sudah membangun jalan kami,” ujar Rey kepada Letda Himawan.
Rey juga mengatakan, kondis jalan seperti ini nanti bersama teman–teman bisa bermain sepeda di sekitar jalan ini. Karena dulu takut jalannya licin dan berlumpur, apalagi kalau sehabis hujan.
“Selama ini, jalan memang sudah bisa dilewati, tapi tidak serapi sekarang. Meski baru dibangun tapi kami sudah merasakan kenyamanan jalan ini,” katanya.
Anak-anak pun terlihat akrab dengan anggota Satgas TMMD di sela–sela jam pulang sekolah. Para siswa ini nampak antusias saat berkumpul dan berbincang–bincang dengan anggota Satgas. Kehadiran Satgas TMMD ke-113 Kodim 0303 Bengkalis di Jalan Sekolah, Dusun III Air Hitam, Desa Semunai disambut baik oleh seluruh lapisan masyarakat.
Anak–anak SD Negeri 16 Desa Semunai, mereka sangat senang karena banyak hal baru dan pengalaman pendidikan yang mereka peroleh sejak adanya kegiatan yang dilakukan oleh Satgas TMMD di Desanya.
Kesempatan itu pun langsung di manfaatkan Dan SSK Letda Arh Himawan Budi dan anggota satgas TMMD Kodim Bengkalis untuk memberikan sekilas pengetahuan tentang wawasan kebangsaan kepada anak -anak tersebut.
Murid siswa SD Negeri 16 tersebut terlihat antusias, dia dengan tegas dan lantang menjawan setiap pertanyaan -pertanyaan yang diberiakn oleh anggota satgas.
“Kami selaku sargas TMMD langsung menyesuaikan diri dengan anak–anak siswa SD ini, mereka senang sekali,” ucap Dan SSK Letda Arh Himawan.
Harapannya, semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat menumbuhkan rasa kecintaannya terhadap tanah air, bangsa dan negara.
“Selain itu juga ditumbuhkan rasa percaya diri pada anak–anak sejak dini. Karena mereka adalah generasi penerus, generasi pemimpin dan pengganti kita kelak kalau mereka sudah dewasa,” harap Himawan.
Sementara itu Kepala Dusun III Air Hitam Poso Dalimunte mengucapkan puji syukur atas pembangunan Jalan Sekolah, kami warga ikut membantu. Sinergitas dipadukan guna mengebut semenisasi Jalan yang menghubungkan perkampungan warga Dusun III Air Hitam, Desa Semunai, Dusun IV Sako Jaya, Desa Muara Basung dan Dusun lainnya dengan SD Negeri 16 Pinggir.
“Puji syukur Jalan ini hampir selesai pembangunannya. Bila rampung, Jalan ini akan menghubungkan SD Negeri 16 dan perkampungan warga. Jelas kami sangat terbantu. Terima kasih sudah memobilitas masyarakat lewat Jalan Sekolah di program TMMD ke 113 ini,” ungkap Poso Dalimunte.
Zulkaranain Manalu Selaku tenaga pengajar di SD Negeri 16 Desa Semunai juga mengatakan, semua berubah semenjak ada satgas TMMD, Jalan Sekolah ini yang dulunya rusak kini sudah disemenisasi. Tentu semua yang telah diberikan ini akan dijaga dengan baik.
Ia pun mewakili kepala sekolah dan seluruh guru SD Negeri 16 mengucapkan terima kasih yang sebesar -besarnya kepada Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Letkol Inf Endik Yunia Hermanto dan seluruh anggota satgas yang terlibat telah bertungkus lumus membangun Desa ini.
“Terima kasih bapak -bapak TNI, jasa kalian tak akan pernah kami lupakan karna tak pernah terpikir oleh kami Desa kami berubah seperti sekarang. Sungguh kerja keras kalian selama ini menjadi bukti sejarah kalau TNI pernah membangun Desa kami,” tandasnya.
Warga menyambut dengan suka cita, bahu-membahu membantu Satgas TMMD bekerja. Tak terkecuali kaum ibu-ibu, turut ambil bagian meski hanya sekedar menolong angkut tanah, membersihkan rumput liar. Itu dilakukan demi kampung halaman yang mereka cintai.
Kepala Desa Muara Basung, Akhyar Mukmin menyerukan agar warga bersemangat membantu satgas TMMD bekerja dan bergotong royong bersama.
“Mari bantu bapak-bapak TNI bekerja dengan ikut bergotong royong. Kemanunggalan TNI ini akan membuat TNI semakin dicintai rakyat. TNI lahir dari rakyat dan mengabdi kepada rakyat. Semoga segala jerih payah dan semua upaya yang dilakukan TNI ini hanya Allah SWT yang akan membalasnya. Insya Allah menjadi ladang amal dan pahala bagi TNI,’’ seru Kepala Desa Muara Basung Akhyar Mukmin.
Program Sasaran Fisik dan Nonfisik TMMD Kodim 0303 Bengkalis
Dengan mengusung tema "TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI" berbagai kegiatan dilaksanakan. Komandan Kodim (Dandim) 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto Senin (6/6/2022) menjelaskan TMMD ke-113 Kodim 0303 Bengkalis memiliki 2 sasaran yaitu fisik dan nonfisik.
Untuk sasaran fisik dipusatkan di Desa Muara Basung dan Desa Semunai berupa peningkatan jalan ukuran 793m x 4m x 0,25 m di Jalan Kelompok Tani Banjaran RT 01 RW 05 Dusun Sialang Muda. Pembangunan 2 box culvert di Jalan Sekolah Dusun III Air Hitam dan di Jalan Acehan Dusun IV Sako Jaya, semenisasi jalan di Jalan Sekolah RW 05 Dusun III Air Hitam yang dibutuhkan masyarakat di desa tersebut. Untuk sasaran nonfisik berupa penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya Narkoba, Keluarga Berencana, Stunting dan Karhutla.
Selama ini paparnya, program TMMD telah membantu tugas pemerintah dalam meningkatkan akselarasi pembangunan di daerah serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Melalui program TMMD yang secara berkesinambungan lanjutnya, diharapkan dapat mewujudkan ketahanan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, yang berdaya guna untuk kepentingan pertahanan negara.
"Dengan telah ditetapkannya sasaran fisik dan nonfisik pada program TMMD ke-113 Kodim 0303 Bengkalis hendaknya agar dapat memperoleh hasil optimal, sehingga dapat membantu tugas-tugas pemerintah dalam percepatan pembangunan di daerah," ungkapnya.
Memastikan Kualitas Kegiatan
Dengan memastikan kualitas kegiatan yang telah dilaksanakan dengan baik, Tim Pengawasan dan Evaluasi Markas Besar TNI-AD (Tim Wasev Mabesad) melakukan kunjungan ke sasaran TMMD ke 113 Kodim 0303/Bengkalis.
Tim Wasev yang dipimpin Brigadir Jenderal TNI Junaedi, SAP. Ia mengungkapkan kegiatan TMMD menjadi bagian terpenting dari perjalanan bangsa. Tentunya dalam perjalanan itu banyak peran dan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Namun kesuksesannya tidak bisa oleh TNI sendiri, perlu dukungan masyarakat dan pemerintah. Kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan dari pemkab Bengkalis," ucapnya.
Sangat diharapkan TMMD berperan memperbaiki infrastruktur dan di sisi lain mendorong percepatan mobilitas, pengembangan perekonomian di tengah masyarakat. Lalu Tim turun langsung ke sasaran, Junaedi mengecek kondisi pembangunan yang ada dan menurutnya sudah sesuai dengan apa yang diharapkan.
Melibatkan Peran OPD Terkait
Bupati Bengkalis Kasmarni, S Sos, M Mp menyampaikan, Pemerintah daerah Bengkalis memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan TMMD yang kali ini berjalan di negeri junjungan.
"Tentunya menjadi harapan bagi kita semua selama pelaksanaan 11 Mei sampai dengan penutupan pada 9 Juni 2022 kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar," kata Kasmarni.
Lanjutnya, kegitan TMMD memiliki peranan penting, tidak hanya untuk pelaksanaan program pembangunan tapi juga sebagai langkah kebersamaan.
“Tentunya harapan kita bersama agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan tidak ada halangan apapun,” tutupnya.- mika