Disepanjang trotoar depan Gedung Daerah Riau menempel kerak lilin berwarna warni. Pemandangan yang mengganggu keindahan itu menarik perhatian warga Kota Pekanbaru.
Aksi spontan warga tersebut mendapat perhatian netizen. Sejak usai shalat Jumat warga yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat berdatangan membersihkan trotoar.
Hingga sore ini warga yang datang ke Jalan Diponegoro ini semakin ramai. Masing-masing membawa sendok semen untuk mengikis kerak lilin.
"Ini spontan saja. Ini pribadi. Kami tahu informasi ini dari media sosial. Ini bukan suatu gerakan, tapi ini bentuk kepedulian kami warga Kota Pekanbaru terhadap kebersihan dan keindahan kota, " kata seorang warga Heri.
Tampak warga membawa sapu lidi, skop serta plastik untuk memasukkan sisa kerak lilin yang sudah dikikis. Udara kota yang panas membuat trotoar licin akibat sisa lilin yang lumer.
"Kerak lilin ini sudah mengotori wajah kota. Ini dilakukan di depan Gedung Daerah yang notabenenya simbol Pemerintahan Provinsi Riau. Malu kita dengan tamu-tamu yang datang. Mudah-mudahan kedepan tidam ada lagi aksi seperti ini, buat aksi kenapa harus mengotori kota, " kata Yuki yang peduli dengan wajah kota.
Tampak ikut dalam aksi bersih-bersih sisa aksi pendukung Ahok ini dari Laskar Melayu Riau, PWI Riau, sejumlah wartawan, direktur perusahaan daerah berbaur bersama warga kota lainnya. (vie)