Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengaku telah mendapat informasi mengenai hal tersebut. Menurut dia, peristiwa tersebut merupakan peringatan bagi seluruh daerah untuk siaga satu.
"Saya kira suatu warning bahwa seluruh daerah harus siaga satu untuk mengamankan masyarakat melancarkan proses-proses yang ada," kata Tjahjo di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Politikus PDI-P itu berpendapat, ada tujuan tertentu terkait insiden ini. Namun Tjahjo tidak menyebut secara jelas apa yang menjadi dasar terjadinya peristiwa ini.
"Saya kira ini tidak berdiri sendiri saya kira ini akan sangat terkait dengan berbagai kondisi-kondisi," ujarnya menambahkan.
Tjahjo hanya berharap pihak keamanan dapat segera mengungkap apa yang terjadi sebenarnya dalam peristiwa ini. "Mudah-mudahan bisa terkuak ini." VCI