SIAK, Riauin.com - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Siak meninggal dunia, Sabtu (11/04) malam. Berdasarkan hasil rapid test pasien dinyatakan positif. Namun, hasil uji swab masih menunggu dari Balitbang Kementerian Kesehatan di Jakarta.
Demikian dikatakan Direktur RSUD Tengku Rafian Siak, Benny Chairuddin, saat jumpa pers di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid -19 di Mess Pemda, Siak, Minggu (12/04).
"Ya benar, pasien yang meninggal kemarin setelah diambil sampel dari rapid test hasilnya positif, kita masih menunggu hasil swab test dari Jakarta," ujarnya.
Benny menjelaskan, pasien tersebut berinisial SN (63) datang ke RSUD Siak dan masuk IGD sudah dalam kondisi lemah dan sesak nafas. namun saat di lakukan pengecekan suhu badan masih tergolong normal. "Mungkin karena minum obat panas," tambahnya.
Kemudian pasien mendapatkan pertolongan medis, dan pengambilan sampel darah. Saat menunggu hasil laboratorium, pasien dinyatakan meninggal dunia.
Awalnya, lanjut Benny, keluarga meminta ijin membawa jenazah pulang ke rumah duka dan menandatangani surat kesepakatan. Namun setelah dibawa pulang pihak rumah sakit memperoleh informasi bahwa istri dari almarhum baru saja pulang dari Sumatera Barat (Sumbar) untuk menghadiri acara reuni bersama teman-teman.
Mendengar informasi tersebut pihak rumah sakit kemudian berkomunikasi dengan pihak keluarga dan membawa kembali jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan pengecekan rapid test, dan ternyata positif corona.
"Jenazah kemudian dimakamkan sesuai protap di pemakaman umum Suak Santai Siak, Minggu dini hari," tutupnya. (nal)