Tiga fraksi tersebut adalah Fraksi Gerindra, fraksi PKS, dan Fraksi PAN. Alhasil ketiga fraksi tersebut 'kompak' tidak hadir dalam paripurna penyampaian Susunan AKD DPRD Provinsi Riau malam tadi.
Paripurna tetap berlangsung karena tidak ada alasan dan rapat memenuhi korum yaitu 40 anggota dari 65 anggota keseluruhan tanpa memasukkan nama dari tiga fraksi tersebut. Ketiga fraksi tersebut tidak mengirimkan nama kepimpinan, dan AKD hanya berisikan lima fraksi yang hadir.
Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet saat dikonfirmasi mengatakan, paripurna pembentukan AKD yang sudah dilakukan secara hukum adalah sah. Karena peserta yang hadir mencapai korum 50+1 dari total anggota DPRD Riau 65 orang. "Kalau masalah tidak hadirnya tiga fraksi, itu masalah intern mereka. Yang jelas kita sudah mengundang dan meminta fraksi bersangkutan untuk kirim nama-nama anggotanya untuk duduk di AKD," sebutnya, ketika dikonvirmasi Jumat (11/10/2019).
Disinggung mengenai ketidakpuasan 3 fraksi akan pembagian pimpinan di AKD, Eet mengatakan sejauh ini dia merasa sudah mengakomodir semua pihak, tapi entak kenapa menjelang paripurna terjadi hal seperti itu. "Kita sudah mengakomodir, tapi kalau menyinggung kepuasan tentu tidak bisa sempurna. Pastinya ini akan mengganggu kinerja kedewanan, karena itu kita harus mencarikan suasana melalui rapat pimpinan dalam waktu dekat," ujar Eet.
Eet berharap ketiga fraksi ini nantinya mau bergabung kembali dan memasukkan atau mengirimkan nama-nama anggotanya untuk duduk di AKD, karena kalau anggota Dewan dalam menjalankan fungsinya harus masuk dalam AKD.
Susunan pimpinan di AKD yang sudah dibentuk yakni Ketua Komisi I Ade Agus Hartanto (PKB), Wakil Amyurlis Alias Ucok (Golkar) dan Sekretaris Iwandi (PDI-P). Komisi II Ketua Robin Hutagalung (PDI-P), Wakil Ketua M Arpah (PPP) dan Sekretaris Sugianto (PKB). Kemudian Komisi III Ketua Husaini Hamidi (PPP), Wakil Karmila Sari (Golkar) dan Sekretaris Eva Yuliana (Demokrat). Komisi IV Ketua Parisman Ikhwan (Golkar), Wakil Dani M. Nursalam (PKB) dan Sekretaris Syafaruddin Poti (PDI-P). Komisi V Ketua Edi Moh. A Yatim (Demokrat) Wakil Soniwati (PDI-P) dan Sekretaris Sulastri (Golkar). Sementara itu Ketua BP2D Makmun Solikhin (PDI-P) Wakil Agung Nugroho (Demokrat). Untuk BK Ketua Sukarmis (Golkar), Wakil Abu Khoiri (PKB). (vie)