Riauin.com,Pekanbaru - Gara-gara nunggak bayar lampu penerangan jalan umum selama 3, PLN Pekanbaru terpaksa mencabut alian listrik lampu tersebut. Tak ayal lagi, kebijakan ini akan membuat jalanan Pekanbaru tidak akan diterangi lampu PJU pada Natal dan Tahun Baru ini.
Maneger PLN Pekanbaru, La Ode Lawati, Jumat (23/12/2016) mengatakan pemutusan tersebut akan dimulai pada malam perayaan Natal, 24 Desember mendatang.
Dijelaskannya, pihaknya sudah mengingatkan kepada Pemkot Pekanbaru untuk melunasi hutang 3 bulan dengan total Rp19,85 miliari, hingga 23 Desember 2016. Namun nyatanya, tak kunjung ada pembayaran dari pemko.
"Pemutusan aliran lampu penerangan jalan umum sesuai dengan mekanisme. Kami sudah mengingatkan Pemkot Pekanbaru untuk melunasinya," tegasnya.
PLN pun juga masih menunggu iktikad baik dari pihak Pemkot Pekanbaru untuk melunasi htang tersebut. Jika tidak, PLN akan membongkar lampu PJU yang ada di Pekanbaru. PLN tidak memperdulikan momen Natal dan Tahun Baru yang tanpa penerangan lampu jalan di pusat perkotaan.
"Jadi, pemutusan aliran PJU bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru. Ini hanya kebetulan," kata La Ode.
Sementara itu, PLT Wali Kota Pekanbaru Edwar Sanger mengatakan APBD Kota Pekanbaru mengalami deficit, sehingga Pemkot tidak mampu melunasi tunggakan tersebut. Namun, dia merasa kecewa dengan kebijakan PLN itu.
"Sebagian tagihan sudah dibayarkan. Seharusnya, PLN sebagai perusahaan negara mempertimbangkan dan memberikan toleransI. Apalagi, saat momen liburan Natal dan Tahun Baru saat ini," katanya saat dikonfirmasi.
Edwar berjanji akan segera selesaikan tunggakan ini sampai akhir bulan Desember ini dengan sisa keuangan yang ada dalam APBD Pekanbaru 2016. Namun Edwar mengaku tak mengetahui berapa pastinya jumlah tunggakan Pemko pada PLN. (*)