Rabu, 01 April 2020
Follow Us ON :
 
 
| Bikin keramaian Tidak Boleh, Wanita Meranti ini Antar Barang Sembako dirumah Nenek Geja | | 30 Anggota DPRD Meranti Sepakat Sumbangkan Gaji Bulan April Untuk Penanganan Covid-19 | | 33 PDP di Riau Sudah Dipulangkan dan Sehat | | Pemprov Riau Berencana Alokasikan Rp160 Miliar Tangani Corona | | 4 Hari, PKK Rangsang Barat Buat Ribuan Masker | | Jumlah ODP di Rohil Bertambah 1705 Orang, Pemerintah Lakukan Semprot Disenfektan
 
Wapres Minta Produk Kelapa Sawit Dioptimalkan
Sabtu, 15-02-2020 - 19:04:12 WIB
Ketua DPP apkasindo Gulat Medali Emas Manurung
TERKAIT:
 
  • Wapres Minta Produk Kelapa Sawit Dioptimalkan
  •  

    JAKARTA,  riauin.com-- Wapres Ma'ruf Amin meminta Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk melakukan optimalisasi sawit rakyat untuk peningkatkan produksi kelapa sawit yang dihasilkan oleh petani swadaya melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR).

    Dalam kesempatan ituKetua DPP asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Ir Gulat Medali Emas Manurung ikut bertemu dengan Wapres RI Ma'aruf Amin yang didampingi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

    “Saya melihat dari data produktivitas kelapa sawit kita masih tergolong rendah, yaitu 3,7 ton. Melalui program replanting ini diharapkan produksi dapat meningkat,” ujar Ma'ruf saat menerima Ketua Apkasindo bersama rombongan di Jakarta, Kamis (13/2/2020) lalu.

    Wapres mengatakan, dalam peningkatan produksi, pemerintah juga memberikan program kemudahan pembiayaan. Dikatakan, petani dapat memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat dan Pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) untuk meningkatkan produksi.

    Mentan Syahrul dalam pertemuan itu menjelaskan ada beberapa kendala yang terjadi sehingga membuat program sawit rakyat tidak berjalan optimal, pihaknya siap melakukan penanganan.

    "Tidak hanya mencoba masuk dalam pendekatan replanting atau menanam sawit dan memeliharanya tapi bagaimana sampai pada titik bagaimana mengolahnya seperti apa di tingkat rakyat, mulanya di tingkat industri, ini tentu saja bagian-bagian yang harus dipikirkan bersama," ujarnya.

    Syahrul juga mengatakan Kementerian Pertanian saat ini menghadirkan Agriculture War Room (AWR) dalam memantau pembangunan pertanian yang real time.


    Kawasan Hutan
    Ketua DPP Apkasindo, Gulat Medali Emas Manurung kepada media mengurai sederet persoalan para petani kelapa sawit kepada Wapres.

    "Sampai saat ini ada sekitar 3,6 juta dari total 16 juta hektar kebun kelapa sawit berada dalam klaim kawasan hutan. Sekitar 56 persen dari luasan tadi adalah milik petani. Kalau ditotal, ada sekitar 20 juta jiwa yang menggantungkan hidupnya dari kelapa sawit itu," kata Gulat.

    Dia mengatakan, saat ini yang membikin petani bingung soal lahan yang diklaim kawasan hutan bukan lagi hutan, tapi sudah kebun kelapa sawit dan lahan kebun itu sudah dikuasai dan diusahai masyarakat berpuluh tahun.

    "Kami tidak bermaksud menentang siapapun soal klaim kawasan hutan ini, tapi ya yang benar sajalah. Selama ini penataan dan pengelolaan hutan kita amburadul, itu benar. Begitu juga dengan penataan batas antara hak negara, koorporasi dan masyarakat, nyaris tidak berjalan. Kalaulah penataan batas itu dari dulu dijalankan dan benar dijalankan, enggak akan ada persoalan seperti sekarang. Begitu juga persoalan antara petani dengan korporasi. Persoalan muncul lantaran lahan konsesi korporasi ini nyaris tidak ada yang menjalankan penataan dan aturan penataan batas itu. Alhasil konflik di mana-mana. Tak sedikit yang kemudian menimbulkan korban jiwa," pungkasnya. (vie)



     
    Berita Lainnya :
  • Wapres Minta Produk Kelapa Sawit Dioptimalkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita +
    01 Bikin keramaian Tidak Boleh, Wanita Meranti ini Antar Barang Sembako dirumah Nenek Geja
    02 30 Anggota DPRD Meranti Sepakat Sumbangkan Gaji Bulan April Untuk Penanganan Covid-19
    03 33 PDP di Riau Sudah Dipulangkan dan Sehat
    04 Pemprov Riau Berencana Alokasikan Rp160 Miliar Tangani Corona
    05 4 Hari, PKK Rangsang Barat Buat Ribuan Masker
    06 Jumlah ODP di Rohil Bertambah 1705 Orang, Pemerintah Lakukan Semprot Disenfektan
    07 Pemkab Kampar Gelar Musrenbang Secara Online
    08 PW Muhammadiyah Riau Bentuk Satgas Penanggulangan Covid-19
    09 Kecamatan Bandar Petalangan Semprot Disinfektan Massal
    10 Lurah Kerumutan Semprot Disinfektan di Pasar Kopau
    11 Jokowi Tolak Permintaan Anis Baswedan Buat Karantina Jakarta
    12 731 WNI Status ODP Terjebak Lockdown di India
    13 DPRD Riau Siap Bantu UKM yang Dipaksa Debt Collektor Bayar Cicilan
    14 Antisipasi Wabah Corona, Jokowi Tetapkan Status Darurat Kesehatan
    15 Darurat Sipil Lahir Menumpas Pemberontak, Bukan untuk Virus
    16 Warga Simalingkar Medan Tolak Jenazah Positif Corona
    17 Polri Tunggu Arahan Presiden soal Darurat Sipil Corona
    18 Pemko Kaji Penerapan Jam Operasional Mall dan Pusat Perbelanjaan
    19 Jalan Disemprot Disinfektan, Bupati Rohil Minta Warga Cegah Corona dengan Tetap di Rumah
    20 3.802 Personel Dan 218 Unit Kendaraan Penyemprot Diterjunkan Serentak, Untuk memutus Rantai Penyebaran Covid-19 Di Riau
    21 Gubri Pimpin Pelapasan Tim Penyemprotan Disinfektan
    22 Pekanbaru Siapkan Opsi Local Lockdown Pertengahan April, Alasannya Mengejutkan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2018 PT. RIAU INTI MEDIA, All Rights Reserved