Senin, 30 Maret 2020
Follow Us ON :
 
 
| Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah | | Imbas Corona, Kepulauan Meranti 'Kehilangan' Rp91 Miliar DAK | | Balita Umur 3 Tahun di Pekanbaru Tewas Dibunuh Ayah Tiri | | Pasien Positif Corona di Riau Dinyatakan Sembuh | | Dirawat 20 Hari, Lansia 102 Tahun Sembuh dari Virus Corona | | Bantu Suami Lawan Corona, Istri Bupati Ini Jahit Masker untuk Dibagikan ke Masyarakat
 
Pagi Ini Jarak Pandang di Pekanbaru Terbatas, Apa Penyebabnya?
Jumat, 14-02-2020 - 10:34:10 WIB

TERKAIT:
 
  • Pagi Ini Jarak Pandang di Pekanbaru Terbatas, Apa Penyebabnya?
  •  

    PEKANBARU, Riauin.com - Jarak pandang di Kota Pekanbaru pagi ini terbatas, hanya 2 kilometer saja, Jumat (14/2/2020).

    Berdasarkan keterangan Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Sanya Gautami, jarak pandang yang terbatas tersebut bukanlah disebabkan oleh kabut asap.

    "Bukan kabut asap. Itu hanya udara kabur akibat adanya partikel udara basah yang mengambang," ujar Sanya, Jumat (14/2/2020).

    Ia menyampaikan kondisi seperti ini akan hilang ketika matahari muncul. "Nanti kalau matahari muncul, kabut akan hilang dan jarak pandang akan normal lagi," cakapnya.

    Tak hanya Pekanbaru, untuk wilayah lain juga mengalami udara kabur. Daerah lain tersebut adalah Inhu, Dumai dan Pelalawan.

    "Jarak pandang Inhu dan Dumai masing-masing 5 Kilometer sementara Pelalawan 4 Kilometer," ungkapnya.

    Lanjut Sanya, hari ini masih terpantau 3 titik panas di provinsi Riau. Tiga titik tersebut terpantau di Pelalawan, Dumai dan juga Siak. Masing-masing 1 titik.

    "Namun untuk level confidencenya masih dibawa 70 persen yang berarti itu belum dipastikan ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan. Namun harus tetap diwaspadai," ucapnya.

    BMKG terus mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.(INT/NOL)



     
    Berita Lainnya :
  • Pagi Ini Jarak Pandang di Pekanbaru Terbatas, Apa Penyebabnya?
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita +
    01 Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah
    02 Imbas Corona, Kepulauan Meranti 'Kehilangan' Rp91 Miliar DAK
    03 Balita Umur 3 Tahun di Pekanbaru Tewas Dibunuh Ayah Tiri
    04 Pasien Positif Corona di Riau Dinyatakan Sembuh
    05 Dirawat 20 Hari, Lansia 102 Tahun Sembuh dari Virus Corona
    06 Bantu Suami Lawan Corona, Istri Bupati Ini Jahit Masker untuk Dibagikan ke Masyarakat
    07 Kapolres Dukung Sikap Kapolsek yang Marahi Warga Gelar Arisan Ditengah Wabah Corona
    08 Usai Jalani Rapid Test, Tujuh Calon Perwira Polisi Positif Terinfeksi Virus Corona
    09 5.816 Relawan Siap Bantu Pemerintah Lawan Virus Corona
    10 Belum Satu Bulan, Korban Meninggal Akibat Corona di Indonesia Capai 114 Orang, Ini Rinciannya
    11 Pengguna WhatsApp Naik 40 Persen Ditengah Pandemi Virus Corona
    12 Benarkah Daun Sirih Bisa Cegah Virus Corona? Ini Faktanya
    13 Virus Corona Merebak, Pasokan Kondom Dunia Berkurang Drastis
    14 DPRD Riau Minta Bupati dan Walikota Bersinergi dengan Pemprov Atasi Virus Corona
    15 Jangan Panik, Pemkab Rohil Serius Cegah Covid-19 Masuk Rohil
    16 Gubri Pastikan Tidak Ada Penutupan Penerbangan Domestik
    17 Corona Telah Membunuh 10.023 Warga, PM Itali Perpanjang Tutup Sekolah
    18 Pulang dari Malaysia, 16 Warga Rokan Hilir di Karantina di Tanjung Balai Karimun
    19 Seorang PDP Corona Meninggal Dunia di Dumai
    20 Corona di DKI Capai 603 Kasus, 62 Meninggal dan 61 Tenaga Medis Positif
    21 Pasien Positif Corona Meninggal Dunia di Padang
    22 36 Hotspot "Kepung" Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2018 PT. RIAU INTI MEDIA, All Rights Reserved