Rabu, 01 April 2020
Follow Us ON :
 
 
| Bikin keramaian Tidak Boleh, Wanita Meranti ini Antar Barang Sembako dirumah Nenek Geja | | 30 Anggota DPRD Meranti Sepakat Sumbangkan Gaji Bulan April Untuk Penanganan Covid-19 | | 33 PDP di Riau Sudah Dipulangkan dan Sehat | | Pemprov Riau Berencana Alokasikan Rp160 Miliar Tangani Corona | | 4 Hari, PKK Rangsang Barat Buat Ribuan Masker | | Jumlah ODP di Rohil Bertambah 1705 Orang, Pemerintah Lakukan Semprot Disenfektan
 
FJPI Riau Berbagi, Derita Hendra dan Erwin yang Membutuhkan Uluran Tangan
Jumat, 13-03-2020 - 15:05:26 WIB
Ketua FJPI RIau berfoto bersama Zainur,  Erwin,  Hendra dan Kasi Kesra Kelurahan Umban Sari Yeyen
TERKAIT:
 
  • FJPI Riau Berbagi, Derita Hendra dan Erwin yang Membutuhkan Uluran Tangan
  •  

    PEKANBARU, riauin.com-- Zainun (68) hanya bisa menatap dua anak laki-lakinya dengan mata berkaca-kaca. Erwin (38) yang lumpuh total sejak  20 tahun lalu dan Hendra (34) yang menderita hidrosepalus (kepala membesar) sejak lahir. Keduanya tergolek di ruang tamu keluarga, berpuluh tahun lamanya.

    Erwin bercerita kepada tim FJPI Riau yang datang dalam rangka memberikan bantuan sembako ala kadarnya, bahwa dia mulai sakit ketika duduk di kelas II SMA. Awalnya dimulai kram kaki. Oleh keluarga, karena keterbatasan biaya, erwin diobati dengan cara diurut. Lalu ke Puskesmas. Dia hanya dikatakan menderita asam urat.

    "Tapi lama-lama kaki saya kaku dan tak bisa lagi berjalan. Disusul jari jemari tangan yang juga kaku. Akhirnya saya tak bisa apa-apa dan cuma terbaring lemah. Bahkan untuk sekedar menyuap nasi pun tak bisa," kata Erwin. 

    Sementara bagi sang ibunda, Zainun, sakitnya Erwin menambah berat beban, karena sebelumnya dia sudah harus mengurus Hendra, adik Erwin, atau anak bungsunya yang sejak lahir menderita hidrosepalus.

    "Saya hanya bisa mengurus keduanya, biaya kami sehari-hari dari bantuan kakak-kakak Erwin, yang juga tidak banyak duit," kata Zainun.

    Terakhir Erwin malah divonis dokter menderita kanker tulang dan Zainun hanya bisa pasrah karena tidak mungkin dia bisa mengobati Erwin dengan kemampuan ekonomi hanya cukup untuk makan dan minum.

    "Dulu ada bantuan pemerintah Rp150 ribu per bulan untuk Erwin, tapi sudah satu tahun ini terputus," kata Zainun.

    Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Riau, Luzi Diamanda, menyatakan, FJPI Riau akan berupaya membantu Erwin dengan menghubungkan ke Dinas Sosial dan pihak terkait, agar ada perhatian untuk Hendra dan Erwin.

    Sebelumnya, FJPI Riau, masih dalam rangka Womens Day, membagikan 100 paket  sembako, satu paket berisi 3 Kg beras, 1 Kg tepung, mie instan dan minyak kemasan untuk warga kurang mampu di kelurahan Umban Sari, Rumbai, Pekanbaru. Pemberian sembako dilakukan dengan dua cara, door to door ke rumah penduduk dan sebagian di kantor kelurahan, dimana para penerima yang sudah diseleksi RT setempat datang mengambil sembako.

    Rangkaian kegiatan FJPI Riau juga diisi dengan membagikan 20 selimut untuk perempuan tua atau manula kurang mampu. Sembako dan selimut ini merupakan sumbangan pribadi-pribadi dan pihak ketiga yang bersimpati dengan kegiatan FJPI Riau.

    "Kami berterimakasih kepada FJPI Riau karena telah memilih kelurahan kami sebagai lokasi aksi. Kami berharap bantuan ini terus berkelanjutan. Karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan," kata Asfarida, Lurah Umban Sari, ketika menerima tim FJPI Riau di halaman kantor lurah Umban Sari.

    Disambut oleh Ketua FJPI Riau bahwa kegiatan FJPI Riau peduli ini memang akan berkelanjutan, mengambil momen-momen hari yang berhubungan dengan perempuan.

    "Semoga kita bisa bertemu lagi di Hari Kartini 21 April namti, karena kami juga akan ada kegiatan FJPI Peduli," kata Luzi, yang didampingi Sekretaris FJPI Riau Novita, Bendahara Fauzia Gafur, Wakil Ketua Sri Lestari dan pengurus inti lainnya.(rls, vie)



     
    Berita Lainnya :
  • FJPI Riau Berbagi, Derita Hendra dan Erwin yang Membutuhkan Uluran Tangan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita +
    01 Bikin keramaian Tidak Boleh, Wanita Meranti ini Antar Barang Sembako dirumah Nenek Geja
    02 30 Anggota DPRD Meranti Sepakat Sumbangkan Gaji Bulan April Untuk Penanganan Covid-19
    03 33 PDP di Riau Sudah Dipulangkan dan Sehat
    04 Pemprov Riau Berencana Alokasikan Rp160 Miliar Tangani Corona
    05 4 Hari, PKK Rangsang Barat Buat Ribuan Masker
    06 Jumlah ODP di Rohil Bertambah 1705 Orang, Pemerintah Lakukan Semprot Disenfektan
    07 Pemkab Kampar Gelar Musrenbang Secara Online
    08 PW Muhammadiyah Riau Bentuk Satgas Penanggulangan Covid-19
    09 Kecamatan Bandar Petalangan Semprot Disinfektan Massal
    10 Lurah Kerumutan Semprot Disinfektan di Pasar Kopau
    11 Jokowi Tolak Permintaan Anis Baswedan Buat Karantina Jakarta
    12 731 WNI Status ODP Terjebak Lockdown di India
    13 DPRD Riau Siap Bantu UKM yang Dipaksa Debt Collektor Bayar Cicilan
    14 Antisipasi Wabah Corona, Jokowi Tetapkan Status Darurat Kesehatan
    15 Darurat Sipil Lahir Menumpas Pemberontak, Bukan untuk Virus
    16 Warga Simalingkar Medan Tolak Jenazah Positif Corona
    17 Polri Tunggu Arahan Presiden soal Darurat Sipil Corona
    18 Pemko Kaji Penerapan Jam Operasional Mall dan Pusat Perbelanjaan
    19 Jalan Disemprot Disinfektan, Bupati Rohil Minta Warga Cegah Corona dengan Tetap di Rumah
    20 3.802 Personel Dan 218 Unit Kendaraan Penyemprot Diterjunkan Serentak, Untuk memutus Rantai Penyebaran Covid-19 Di Riau
    21 Gubri Pimpin Pelapasan Tim Penyemprotan Disinfektan
    22 Pekanbaru Siapkan Opsi Local Lockdown Pertengahan April, Alasannya Mengejutkan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2018 PT. RIAU INTI MEDIA, All Rights Reserved