Selasa, 26 Mei 2020
Follow Us ON :
 
 
| Warga Mudik yang Kembali ke Riau Harus Kantongi Surat Keterangan Sehat | | 29 Pasien Corona Riau Dirawat di 8 Daerah, Bengkalis Terbesar, Inhu dan Dumai Terkecil | | Keberangkatan Haji Tahun Ini Diputuskan 2 Juni | | Kuansing, Rohil dan Rohul jadi Daerah New Normal di Riau | | Tambah 10 Sehat, Pasien Corona Masih Dirawat di Riau Tinggal 29 Orang | | Lagi, Nol Penambahan Positif Corona Hari Ini, Total di Riau Masih 111 Pasien
 
Edy Nasution: Lima Bulan Jadi Danrem Tak Pernah Ada Rapat Forkompinda
Jumat, 09-03-2018 - 13:57:31 WIB
ISTIMEWA
TERKAIT:
 
  • Edy Nasution: Lima Bulan Jadi Danrem Tak Pernah Ada Rapat Forkompinda
  •  

    JAKARTA, RIAUIN.COM - Penampilan H Edy Nasution sebagai calon wakil gubernur mendampingi calon gubernur H Syamsuar pada talk show "Kandidat Bicara: Live Metro TV", Kamis malam (9/3/2018) mampu mencuri perhatian empat orang panelis.

    "Apa yang akan Pak Edy perbuat jika pak Edy nanti menjadi wakil gubernur?" kata M Qodari Direktur Indo Narometer, salah seorang panelis malam itu.

    Menjawab itu, Edy yang berlatar belakang militer ini menjawab ada tiga. Pertama disiplin waktu dan kinerja. Kedua, efesiensi anggaran. Ketiga koordinasi dengan semua pihak.

    "Sebagai prajurit militer kami dilatih untuk disiplin waktu. Alhamdulillah saya melihat ini ada pada Syamsuar. Beliau sangat disiplin, makanya saya merasa cocok dengan beliau. Juga masalah efisiensi dan koordinasi dengan semua pihak, khususnya Forkompinda," ujarnya.

    Ditambahkan, selama lima bulan menjabat Danrem belum pernah ada rapat Forkompinda oleh Gubernur. Padahal rapat ini penting sebagai bentuk koordinasi kita dalam membicarakan masalah Riau dan mencarikan solusinya.

    "Lima bulan menjadi Danrem, tak pernah ada rapat Forkompinda digelar. Ini juga menjadi catatan kecil bagi saya," sebut jenderal purnawirawan bintang satu kelahiran Bengkalis ini.

    Sebagai mana diketahui, Brigjen TNI H Edy Nasution diangkat menjadi Danrem Wirabima 031 pada tanggal 24 Agustus 2017, dan mundur dari jabatan dan TNI pada 12 Februari 2018 bersamaan dengan penetapan paslon calon gubernur dan wakil gubernur Riau 2019-2024.

    Adapun para panelis yang  mengupas buah pikiran dan pengalaman H Syamsuar dan Edy Nasution adalah Enny Sri Hartati (Ekonom INDEF), Hermawan Sulistyo (Pakar Politik), M Qodari (Dir. Eksekutif Indo Barometer), dan Usman Kansong (Jurnalis Senior).

    Alasan Mau Jadi Nomor Dua

    Dalam talk show tersebut, panelis juga menanyakan kepada Edy Nasution tentang alasannya memilih pensiun dini dari TNI, lalu maju menjadi orang nomor dua, bukan orang nomor satu.

    "Awalnya saat ditugaskan menjadi Danrem ke Riau, yang bagi saya tugas tersebut sama dengan pulang kampung setelah tiga puluh tahun bertugas  di sejumlah daerah di Indonesia," jelas Edy yang malam itu tampil percaya diri.

    Dilanjutnya, "Kebetulan di Riau sedang ada persiapan pemilihan  gubernur. Dari beerapa pertemuan dengan tokoh masyarakat dan keluarga besar, saya disarankan untuk maju. Waktu itu saya belum mau. Namun hampir di mana-mana saya disarankan untuk maju juga oleh tokoh-tokoh senior kita.

    Demikian pula dengan keluarga yang minta saya bersedia maju. Akhirnya saya jawab, ini akan saya pertimbangkan dengan catatan: satu, saya jangan 'dijodohkan' dengan calon manapun; kedua, kasih saya waktu beberapa bulan untuk mempelajari semua nama-nama bakal calon gubernur yang akan maju."

    Setelah proses itu berjalan beberapa bulan, pria kelahiran Bengkalis ini menjatuhkan pilihannya kepada Bupati Siak H Syamsuar. Alasannya, selain sederhana dan agamis, Syamsuar adalah birokrat yang meniti karir dari bawah dengan segudang prestasi yang dipersembahkannya untuk kabupaten Siak.

    "Alasan lainnya dia seorang pamong yang sangat disiplin, baik waktu maupun kinerja. Oleh beliau Siak mendapatkan prestasi pengelolaan keuangan daerah tingkat nasional, enam kali berturut-turut meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini sangat luar biasa. Kami saja di TNI baru satu menerima WTP tahun 2014," ujarnya.

    Terkait tentang alasan dia mau menjadi orang nomor dua, Edy mengakui dalam pendidikan militernya setiap prajurit harus mampu menjadi nomor satu. Menjadi komandan di setiap kesatuan.

    "Namun setelah mengenal sosok Syamsuar lebih dekat, untuk menjadi nomor satu atau nomor dua sudah bukan masalah lagi bagi saya. Yang penting saya punya kesempatan untuk mengabdikan diri demi daerah dan masyarakat Riau yang saya cintai ini," tutupnya.(*)



     
    Berita Lainnya :
  • Edy Nasution: Lima Bulan Jadi Danrem Tak Pernah Ada Rapat Forkompinda
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita +
    01 Warga Mudik yang Kembali ke Riau Harus Kantongi Surat Keterangan Sehat
    02 29 Pasien Corona Riau Dirawat di 8 Daerah, Bengkalis Terbesar, Inhu dan Dumai Terkecil
    03 Keberangkatan Haji Tahun Ini Diputuskan 2 Juni
    04 Kuansing, Rohil dan Rohul jadi Daerah New Normal di Riau
    05 Tambah 10 Sehat, Pasien Corona Masih Dirawat di Riau Tinggal 29 Orang
    06 Lagi, Nol Penambahan Positif Corona Hari Ini, Total di Riau Masih 111 Pasien
    07 Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil
    08 Kunjungi Pasar Klaster Covid-19, 111 Prajurit TNI Jalani Isolasi Mandiri
    09 Gara-gara Powerbank, Pria Pelalawan Tembak Leher Kawan Sendiri Hingga Tewas
    10 Hindari Kerumunan, Polisi Larang Warga Masuk Kawasan Wisata Pantai Selatbaru Bengkalis
    11 Libur Kerja Usai Lebaran, ASN Pemprov Riau Terima Sanksi
    12 Hari Pertama Masuk Kerja, Gubri Sidak ke Sejumlah OPD Pemprov Riau
    13 Tersangka Pengedar Narkoba Dibekuk Tim Polres di Jalan Teuku Umar Bangkinang
    14 Habib Bahar Smith Pangkas Rambut Panjangnya di Lapas Nusakambangan
    15 Wow, Temuan Baru Ini Ungkap Nikotin Lindungi Perokok dari Covid-19
    16 Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RS Darurat Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental
    17 Riau Tambah 8 Hotspot Karhutla, Sumatera Jadi 54
    18 Pertama Kali di Dunia, Hewan Tularkan Virus Corona ke Manusia
    19 Pemprov DKI Tutup Jalur Tikus Rute Alternatif Pemudik.
    20 Ingin Melacak Lokasi Nomor HP Seseorang dengan Cepat, Begini Caranya
    21 Cerita M Nuh Pemenang Lelang Motor Jokowi, Ketakutan Lalu Lapor Polisi
    22 Saat Lebaran, Bidan Ini Tega Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap
     
    Home | Hukrim | Serantau | Daerah | Iptek | Nasional | Internasional | Pendidikan | Hiburan | Gaya Hidup | Ekonomi | Opini
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2020 PT. RIAU INTI MEDIA, All Rights Reserved