Selasa, 26 Mei 2020
Follow Us ON :
 
 
| Tambah 10 Sehat, Pasien Corona Masih Dirawat di Riau Tinggal 29 Orang | | Nol Penambahan Kasus Hari Ini, Corona Mulai Berdamai dengan Riau | | Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil | | Kunjungi Pasar Klaster Covid-19, 111 Prajurit TNI Jalani Isolasi Mandiri | | Gara-gara Powerbank, Pria Pelalawan Tembak Leher Kawan Sendiri Hingga Tewas | | Hindari Kerumunan, Polisi Larang Warga Masuk Kawasan Wisata Pantai Selatbaru Bengkalis
 
Terkena Dampak Corona,
Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah
Senin, 30-03-2020 - 10:04:33 WIB

TERKAIT:
 
  • Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah
  •  

    JAKARTA, riauin.com--Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Penunjang Migas Indonesia (APJP-M Indonesia) Helfried Sitompul, mengharapkan dukungan pemerintah, terkait apa yang dialami para pengusaha di sektor jasa penunjang migas saat ini.  Hal itu terkait dengan masih merebaknya wabah Virus Corona Covid 19 yang berbuntut pada terkoreksinya harga minyak hingga mencapai level US$ 23/bbls.

    Helfried mengatakan, tak bisa dipungkiri, kondisi yang terjadi saat ini akan berdampak terhadap para pengusaha yang bergerak di sektor ini. Namun ia memastikan, hingga sejauh ini pengusaha jasa penunjang migas terus mempertahankan kelangsungan operasionalnya dengan mengikuti protokol yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia, sebagai langkah untuk mengantisipasi merebaknya Covid 19.

    "Kita tetap bekerja semaksimal mungkin, meski di tengah wabah virus Corona yang masih berlanjut. Ini merupakan tanggung jawab kita selaku pengusaha yang bergerak di sektor jasa migas," ujarnya, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Jumat (27/03/2020).

    Karena itu, pihaknya mengharapkan pemerintah melalui SKK Migas untuk mengingatkan kepada seluruh KKKS untuk tetap memberikan dukungan pada kondisi yang sulit ini. Dalam hal ii, KKKS diharapkan melakukan proses pembayaran secara tepat waktu.

    Hal ini penting, mengingat perusahaan sangat membutuhkan cash flow untuk membayar upah pekerja dan persiapan THR, apalagi sebagian pekerjaan dari KKKS sudah dilakukan dari rumah (work from home) dan tidak semua pembayaran dapat diproses secara sistim online.

    Selain itu, APJP-MIndonesia juga meminta bila ada satu perusahaan jasa penunjang yang tidak dapat memenuhi kewajiban kontraknya akibat situasi Covid 19, tidak lantas dikategorikan sebagai wanprestasi atau dikenakan denda.

    Menurutnya, kondisi di dunia migas yang terjadi saat ini, terjadi akibat beberapa hal. Di antaranya akibat tren negatif harga minyak dunia yang juga tertekan dari sisi kesimbangan supply dan demand, yang berimbas pada pembatasan aktivitas di luar dan gagalnya kesepakatan pembatasan kuota produksi minyak,

    Namun demikian, APJP-MIndonesia juga meminta SKK Migas untuk mengingatkan KKKS agar jangan buru-buru meninjau kontrak yang telah diperjanjikan dengan perusahaan jasa penunjang migas. Misalnya mengurangi atau menegosiasi ulang nilai kontrak atau mengurangi realisasi volume pekerjaan. Karena halhal ini dapat berdampak pada pemulangan investasi peralatan dan pengurangan tenaga kerja.

    "Bila ii terjadi, tentunya akan berpotensi menimbulkan permasalahan baru, yang tidak kita harapkan," ulasnya lagi.(*)





     
    Berita Lainnya :
  • Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita +
    01 Tambah 10 Sehat, Pasien Corona Masih Dirawat di Riau Tinggal 29 Orang
    02 Nol Penambahan Kasus Hari Ini, Corona Mulai Berdamai dengan Riau
    03 Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil
    04 Kunjungi Pasar Klaster Covid-19, 111 Prajurit TNI Jalani Isolasi Mandiri
    05 Gara-gara Powerbank, Pria Pelalawan Tembak Leher Kawan Sendiri Hingga Tewas
    06 Hindari Kerumunan, Polisi Larang Warga Masuk Kawasan Wisata Pantai Selatbaru Bengkalis
    07 Libur Kerja Usai Lebaran, ASN Pemprov Riau Terima Sanksi
    08 Hari Pertama Masuk Kerja, Gubri Sidak ke Sejumlah OPD Pemprov Riau
    09 Tersangka Pengedar Narkoba Dibekuk Tim Polres di Jalan Teuku Umar Bangkinang
    10 Habib Bahar Smith Pangkas Rambut Panjangnya di Lapas Nusakambangan
    11 Wow, Temuan Baru Ini Ungkap Nikotin Lindungi Perokok dari Covid-19
    12 Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RS Darurat Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental
    13 Riau Tambah 8 Hotspot Karhutla, Sumatera Jadi 54
    14 Pertama Kali di Dunia, Hewan Tularkan Virus Corona ke Manusia
    15 Pemprov DKI Tutup Jalur Tikus Rute Alternatif Pemudik.
    16 Ingin Melacak Lokasi Nomor HP Seseorang dengan Cepat, Begini Caranya
    17 Cerita M Nuh Pemenang Lelang Motor Jokowi, Ketakutan Lalu Lapor Polisi
    18 Saat Lebaran, Bidan Ini Tega Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap
    19 Dari 111 Kasus Positif Corona di Riau, Yang Sedang Dirawat 39 Pasien
    20 Saat Berbelanja, Walikota Pantau Protokoler Covid-19 di Pekanbaru
    21 Telan 300 Manusia Selama Hidupnya, Inilah Buaya Legendaris di Afrika
    22 Biadab, Pemuda Ini Bunuh Ibu Kandung Pakai Golok
     
    Home | Hukrim | Serantau | Daerah | Iptek | Nasional | Internasional | Pendidikan | Hiburan | Gaya Hidup | Ekonomi | Opini
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2020 PT. RIAU INTI MEDIA, All Rights Reserved