PEKANBARU, Riauin.com - Agar pelaksanaan kampanye berjalan dengan aman dan
damai, Kepolisian Daerah (Polda) Riau menurunkan sedikitnya 150 personel
yang menyebar di beberapa tempat di Kota Pekanbaru, Minggu (27/1/2019).
Kampanye dialogis yang digelar oleh sejumlah Calon Legislatif
(Caleg) Kota Pekanbaru, akan berlangsung jelang masa tenang pada
Pemilihan Umum (Pemilu) Pilpres dan Pileg bulan April 2019 mendatang.
Kabid
Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan kampanye dialogis kali
ini diadakan di 10 titik wilayah yang ada di Kota Pekanbaru dengan
pengawalan personel kepolisian.
"Kegiatan pengawalan yang kita
lakukan ini bersandi Operasi Mantap Brata Muara Takus 2019. Dengan
sebanyak 10 tempat di Kota Pekanbaru yang menyebar di beberapa titik,"
ucap Sunarto kepada wartawan, Minggu (27/1/2019) sore.
Sunarto
menuturkan, 10 tempat yang dijelajahi oleh sejumlah Caleg ini
diantaranya, Kecamatan Tampan, Kecamatan Rumbai, Kecamatan Rumbai
Pesisir dan terakhir Kecamatan Sukajadi.
"Di masing-masing titik sudah ditempati personel untuk melakukan pengawalan sampai dengan berakhirnya kegiatan," papar Sunarto.
Dalam
kegiatan kampanye dialogis, sangat penting rasanya bagi Partai dan
Caleg menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kampanye
kepada kepolisian. Menurut Sunarto, begitu pentingnya surat itu, tapi
sebagain dari mereka malah tidak mengindahkan hal tersebut.
"Surat
itu (STTP) harusnya disampaikan ke polisi, KPU dan Panwaslu, sebelum
kampanye itu dilaksanakan. Sehingga pelaksanaan kampanye dapat dilakukan
pengamanan dan pengawasan oleh kepolisian setempat, guna mencegah
terjadinya pelanggaran dalam kampanye," ungkap Sunarto. (int/nol)