Tingkatkan SDM, Pemkab Rohil Kerjasama Dengan Universitas Negeri


Sabtu, 08 Desember 2018 - 10:46:01 WIB
Tingkatkan SDM, Pemkab Rohil Kerjasama  Dengan Universitas Negeri Bupati Rokan Hilir menerima MoU dengan UNRI
BAGANSIAPIAPI, Riauin.com - Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melakukan kerjasama dengan beberapa Universitas Negeri di Indonesia. Kerjasama itu merupakan salah satu wujud agar SDM anak-anak Rokan Hilir berprestasi dengan kerjasama tersebut.

Bupati Rokan Hilir, Suyatno A.Mp menyampaikan, kerjasama dengan beberapa Universitas Negeri yang di Indonesia bukan hanya meliputi kerjasama dibidang pendidikan, namun juga menyangkut bidang penelitian dan penyediaan tenaga alumni yang berkualitas.

Pemerintah melalui dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kata Suyatno, sudah melakukan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) untuk melanjutkan program kerjasama baik penerimaan mahasiswa di UNRI maupun penerimaan bibit unggul daerah.
 
Naskah kerjasama yang ditandatangani oleh Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMP dan Rektor UNRI, Prof. Dr. Ir. H. Aras Mulyadi, M.Sc diwakili Warek II Bidang Umum dan Keuangan UNRI, Prof Dr Sujianto MSi.

Dikatakan Suyatno, MoU ini merupakan bentuk kepedulian kepada calon mahasiswa yang berprestasi yang benar-benar mau belajar dan berprestasi dengan adanya biaya dari pemerintah. Selain penandatangan MoU, Disdik juga menyerahkan mahasiswa Rohil yang tugas belajar di UNRI sebanyak 10 orang.

" 10 mahasiswa adalah berasal dari fakultas Kedokteran Umum yang lulus seleksi UNRI beberapa waktu lalu,” katanya.

Menurut Bupati, sebenarnya kerjasama dengan Universitas Riau sudah berlangsung sejak berdirinya Kabupaten Rokan Hilir. Bahkan mitra kerja yang terjalin selama ini berjalan dengan baik.  Ia menilai, bahwa selama ini Universitas Riau selalu mampu menawarkan ide dan gagasan terkait dengan pendidikan dan juga tanggap pada permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat luas khususnya di Kabupaten Rokan Hilir.


Dimasa mendatang, terangnya, tantangan dan permasalahan tentu akan semakin kompleks, namun harus dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
"Kami selaku pemerintah daerah ingin memperpanjang kerjasama antara Universitas Riau dengan Pemkab Rohil," harap Bupati.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Rohil ini juga memaparkan visinya yakni terwujudnya Rokan Hilir sebagai Kawasan Industri Guna Menuju Masyarakat Madani dan Mandiri yang Sejahtera".

Bahkan, untuk mencapai visi tersebut telah disusun sebanyak lima poin misi pembangunan Pemkab Rohil yang diantaranya membangun masyarakat berbudaya melayu, berakhlak, beriman dan bertakwa, kemudian mengembangkan Industri Hulu dan Hilir sebagai alternatif pengganti sumber pendapatan daerah yang selama ini bersumber dari migas sekaligus membuka lapangan kerja baru.


Selanjutnya, mengembangkan sumberdaya manusia yang berkualitas melalui peningkatan derajat kesehatan, derajat pendidikan individu dan masyarakat, mengedepankan prinsip Good Governance untuk pelayanan kepada masyarakat, serta peningkatan iklim investasi.
 
Dan yang terakhir mengembangkan perekonomian yang bertumpu pada perluasan pembangunan infrastruktur pedesaan dan perkotaan untuk pengembangan pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan dengan penekanan kepada peningkatan pendapatan dan kemandirian masyarakat.

“ Jadi, untuk mewujudkan visi dan misi itu harus menyiapkan tenaga ahli dalam bidangnya, salah satu tempat untuk menimba ilmu adalah Universitas Riau ini," katanya.

Masih dikatakan Bupati, selain UNRI, Pemkab Rohil juga menyediakan empat kampus top bagi para siswa lulusan SMA sederajat, yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi yaitu, Institut Pertanian Bogor (IPB), Politeknik Caltex Riau (PCR), Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Riau (UR).

“ Ini kan sama dengan anak kita. Tentunya kita ingin yang terbaik, kita berikan mereka kampus yang memang bagus untuk mereka," ujarnya.

Suyatno berharap, nantinya bagi penerima BUD yang dinyatakan telah lolos seleksi, dan telah menyelesaikan pendidikan agar kembali dan membangun Rokan Hilir.

Tidak hanya melalui kerjasama dengan beberapa kampus, kini, Pemkab Rohil juga sudah berancang ancang untuk mendirikan Politeknik dengan bekerjasama dengan Kelembagaan Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi Ir. Ridwan, MSc, dari Jakarta.

nantinya ada tiga sektor yakni sektor perminyakan, perikanan, dan sektor perkebunan sawit serta pertanian," katanya Suyatno seraya menyebutkan anggaran politeknik ini menelan biaya sebesar Rp40 Milliar.

 "Politeknik itu Menurutnya, dikabupaten lain di Riau, hampir rata-rata telah memiliki politeknik, sementara Rohil yang memiliki potensi yang melimpah ruah belum memiliki politeknik. Untuk itu, Pemkab mencoba untuk memacu mengejar ketertinggalan masalah sektor pendidikan terutama jurusan jurusan yang sangat dibutuhkan didunia kerja seperti jurusan Teknik Perawatan Komputer, Teknik Proses Industri, Teknik Otomotof Industri danjurusan Teknik Mesin.

"Rencana kita tahun ini kuliahkan sebanyak 10 orang di Politeknik Chevron Riau dulu dan ada juga beberapa yang sedang mengenyam pendidikan di PCR," katanya. (adv)