PEKANBARU, Riauin.com - Setelah melakukan Sidak di dua pasar tradisional, tim yang terdiri dari Polda Riau, Dinas Perdagangan, dan Bulog menemukan terjadinya beberapa kenaikan harga barang. Meski kenaikan tidak begitu signifikan, diprediksi harga barang akan terus naik hingga awal tahun seperti tahun-tahun sebelumnya.
Seperti kata Direktur Reskrimsus Polda Riau, Gidion Arif Setyawan, bahwa harga cabai yang ditemuinya di Pasar Sukaramai dan Cik Puan mengalami kenaikan. Terutama cabai Bukittinggi yang mencapai Rp 46 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai dari Lampung dan Jambi relatif stabil berkisar Rp 32-36 ribu per kilogram.
"Telor juga naik dari Rp 1.300 per butir menjadi Rp 1.500," tambah Gidion, Rabu (28/11/2018).
Hal ini dibenarkan oleh Anton, pedagang telur di Pasar Cik Puan. Menurutnya, harga telur sudah naik seminggu ini. Telur-telur tersebut dipasok dari Medan dan juga Payakumbuh. "Kita lihat mana yang murah, meski selisihnya sedikit, itu yang diambil," katanya.
Anton juga mengakui bahwa harga barang biasanya akan terus meningkat di akhir tahun ini hingga Januri nanti. Setelah Januari, baru biasanya harga barang akan kembali normal lagi. "Biasanya akhir tahun ini tidak ceritanya harga barang turun. Puncaknya di Januari nanti baru setelah itu turun," sebutnya.
Demikian juga dengan Erna, pedagang bawang di pasar tersebut. Harga bawang merah saat ini sudah mencapai Rp 28 ribu per kilogram. Harga bawang merah sudah lama naik sejak beberapa waktu lalu. Sedangkan bawang putih harganya relatif bervariasi dan fluktuatif. (int/nol)