Pedagang Pasar Belutu yakin Visi Misi Syamsuar-Edy Bawa Perubahan untuk Riau


Rabu, 21 Maret 2018 - 17:35:15 WIB
Pedagang Pasar Belutu yakin Visi Misi Syamsuar-Edy Bawa Perubahan untuk Riau
SIAK, Riauin.com - Didampingi Ketua DPD PAN Siak Alfedri dan sejumlah tokoh masyarakat serta partai pengusung, Calon Wakil Gubernur Riau Edy Nasution blusukan ke Pasar Belutu di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (21/3/2018) pagi.

Di pasar Belutu, pedagang menyampaikan kekagumannya terhadap sosok Syamsuar-Edy Nasution. Para pedagang melihat kedua pemimpin ini mampu memberikan perubahan terhadap kemajuan ekonomi Riau ke depannya.

"Kami siap memenangkan Syamsuar - Edy Nasution jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. Keduanya merupakan sosok pemimpin yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan berbagai program yang sesuai dengan visi dan misinya," ungkap pedagang sayuran, Andy saat lapaknya dikunjungi Edy Nasution.

Hal senada disampaikan Rosmaini. Ia mengaku sangat mengidolakan pasangan ini sejak pertama kali ditetapkan sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.

Ia melihat sosok prajurit TNI sejati yang melekat pada Edy Nasution, mampu membawa situasi dan kondisi yang aman. "Saya memang mengidolakan Pak Syamsuar dan Pak Edy. Apalagi Pak Edy yang merupakan seorang prajurit TNI, yang memegang teguh janji-janjinya kepada masyarakat," ungkap Rosmaini.

Edy Nasution sendiri di mata pedagang Pasar Belutu dinilai mampu menjaga kebhinekaan yang ada di Riau khususnya Kabupaten Siak yang masyarakatnya memiliki beragam suku dan agama, serta ras.

Pengalamannya sebagai Komandan Korem 031/Wirabima diyakini mampu menciptakan situasi yang aman untuk masyarakat. Sebagai pemimpin yang tegas dan disiplin, Edy Nasution diharapkan mampu membuat Riau lebih baik, bersama Syamsuar 5 tahun kedepannya.

Saat mengunjungi Pasar Belutu, Edy Nasution mengenakan pakaian yang menjadi ciri khas sejak pertama kampanye dimulai, yaitu kemeja putih yang dipadukan dengan celana panjang hitam, serta peci. Ciri khas ini sudah menjadi tanda ketika datang mengunjungi pasar saat blusukkan atau kampanye dialogis.

Edy Nasution juga nyaman menggunakan sandal kulit yang membuat dirinya semakin menyatu dengan masyarakat saat kampanye tatap muka, maupun dialogis. (int/nol)