RIAUIN.COM - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mencatat jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayahnya telah menembus angka 28 ribu kasus di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski demikian, angka tersebut belum sepenuhnya dipastikan akibat paparan asap. Kepala Dinkes Riau, Zulkifli, menyampaikan bahwa pihaknya masih perlu melakukan penyaringan data lebih lanjut di lapangan.
“ISPA kita hari ini sudah mencapai 28 ribu dan ini belum kita screening sebenarnya, apakah 28 ribu ini dampak karhutla atau memang kunjungan berulang dan dia mempunyai riwayat ISPA,” kata Zulkifli usai menghadiri acara puncak HUT ke-81 PMI Riau di Menara Dang Merdu BRK Syariah, Kota Pekanbaru, Selasa (13/10/2026).
Guna menekan dampak buruk paparan asap karhutla terhadap kesehatan masyarakat, Dinkes Riau gencar membagikan alat pelindung diri. Zulkifli menegaskan penanganan kesehatan ini sebenarnya telah berjalan secara intensif sejak pertengahan Agustus lalu.
“Hingga hari ini tersisa 37 ribu masker dari yang sebelumnya lebih dari 100 ribu unit telah kita distribusikan sejak September melalui Dinkes, relawan mahasiswa, hingga pemerintah kabupaten dan kota,” ujarnya.
Di samping pembagian masker, perlindungan terhadap kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, dan balita turut menjadi fokus perhatian pemerintah daerah. Dinkes Riau telah memetakan kelompok tersebut dan menyiapkan bantuan logistik kesehatan berupa makanan tambahan yang siap disalurkan kapan saja.
“Kita sudah memberikan imbauan kepada Dinas Kesehatan kabupaten/kota untuk memprioritaskan kelompok-kelompok rentan,” tutur Zulkifli.
Zulkifli menambahkan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya gangguan kesehatan drastis dari kelompok rentan dalam kurun satu minggu terakhir.
“Untuk seminggu terakhir kami belum mendapat laporan dari kelompok rentan. Sebelumnya kita sudah mapping bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, balita kita support makanan tambahan. Kita siap menyuplai sewaktu-waktu itu dibutuhkan,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Riau terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah tanpa masker selama kabut asap masih menyelimuti pemukiman warga. (Bil)