KPPI Riau Bidik Keterwakilan Perempuan 30 Persen di Parlemen, Eva Yuliana : Persiapan Sejak Dini


Senin, 12 Oktober 2026 - 16:19:45 WIB
KPPI Riau Bidik Keterwakilan Perempuan 30 Persen di Parlemen, Eva Yuliana : Persiapan Sejak Dini

Penasehat KPPI Riau, Hj Eva Yuliana. | Foto : ovie

RIAUIN.COM– Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) mendorong perempuan di Riau lebih aktif terlibat dalam politik untuk meningkatkan keterwakilan perempuan hingga 30 persen. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) II KPPI yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026 mendatang juga sekaligus melantik pengurus KPPI Riau yang baru.

Penasehat KPPI Riau, Eva Yuliana, mengajak perempuan yang memiliki keinginan berpolitik untuk bergabung dan mempersiapkan diri sejak dini. Menurutnya, KPPI menjadi wadah bagi perempuan yang telah bergabung dengan partai politik (parpol) untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta memperkuat kapasitas dalam menghadapi dinamika politik.

“Kalau ingin berpolitik, jangan instan dan jangan menunggu sampai menjelang pemilihan. Harus ada persiapan sejak awal, termasuk turun langsung ke masyarakat,” ujar Eva.

Menurutnya, membangun kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu modal penting bagi perempuan yang ingin berkiprah di dunia politik. Kepercayaan masyarakat tidak hanya dibangun melalui materi, tetapi juga melalui pengenalan terhadap figur, kepedulian, dan keterlibatan langsung dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Eva juga mengingatkan perempuan agar menjaga kebersamaan meski berada di partai politik maupun daerah pemilihan (dapil) yang sama. Persaingan politik, katanya, tidak seharusnya menjadi alasan bagi sesama perempuan untuk saling menjatuhkan.

“Siapa pun yang masuk di dapil, jangan sampai saling sikut sesama perempuan," katanya.

Melalui KPPI, politisi perempuan harus bisa berbagi ilmu dan pengalaman, agar semakin banyak perempuan yang siap terjun ke politik.

Selain kesiapan diri, dukungan keluarga, terutama suami, juga dinilai penting bagi perempuan yang ingin membangun karier politik. Dukungan tersebut diharapkan membantu perempuan menjalankan aktivitas politik sekaligus menjaga keseimbangan dengan tanggung jawab keluarga.

KPPI Riau terus mendorong penguatan organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota untuk memperluas ruang partisipasi perempuan dalam politik. Eva berharap semakin banyak perempuan yang bergabung dan berkontribusi dalam organisasi tersebut, termasuk perempuan yang telah duduk di lembaga legislatif.

Rakorda II KPPI yang akan digelar di ballroom Dang Merdu BRK Syariah dijadwalkan melibatkan perwakilan partai politik dengan mengundang masing-masing parpol untuk mengirimkan 15 peserta. Kehadiran Ketua KPPI pusat juga direncanakan untuk memberikan arahan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi.

Melalui Rakorda II ini, KPPI berharap semakin banyak perempuan di Riau yang berani mengambil peran dalam politik, meningkatkan kapasitas diri, dan mempersiapkan diri secara matang. Langkah tersebut diharapkan ikut mendorong tercapainya target keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. -vie