RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah darurat menyusul kualitas udara yang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk menggelar Salat Istisqa serentak pada Jumat (9/10/2026).
Instruksi tersebut disampaikan Markarius Anwar saat memimpin rapat evaluasi kinerja Tim Lestari bersama jajaran camat dan lurah di Komplek Perkantoran Terpadu Tenayan Raya, Kamis (8/10/2026).
"Melihat kondisi kita hari ini masih kabut asap, makanya kita minta besok seluruh camat dan lurah untuk menggelar Salat Istisqa. Salat Istisqa ini dapat dilaksanakan di Masjid Paripurna kecamatan masing-masing," ujar Markarius Anwar.
Selain menggelar salat meminta hujan, aparatur kecamatan dan kelurahan diminta aktif turun ke lapangan untuk membagikan masker serta mengedukasi warga mengenai bahaya paparan asap bagi kesehatan. Warga yang mengalami keluhan kesehatan diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.
"Kita minta juga camat dan lurah untuk membagikan masker kepada warga," kata Markarius Anwar.
Berdasarkan pemantauan BMKG, lonjakan pencemaran udara di Kota Pekanbaru saat ini telah mencapai level sangat tidak sehat akibat sebaran asap karhutla dari sejumlah titik. (*)