Wisatawan Malaysia Dominasi Kunjungan Wisman ke Riau pada Agustus 2026


Kamis, 01 Oktober 2026 - 18:01:18 WIB
Wisatawan Malaysia Dominasi Kunjungan Wisman ke Riau pada Agustus 2026

RIAUIN.COM - Wisatawan asal Malaysia mendominasi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Riau pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat kedatangan warga dari negara tetangga tersebut menyumbang hampir separuh dari total 23.144 kunjungan wisman selama bulan Agustus.

Secara keseluruhan, jumlah wisman yang berkunjung ke Riau mengalami kenaikan 3,08 persen dibandingkan Juli 2026 yang tercatat sebanyak 22.452 kunjungan. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, total kunjungan ini mengalami penurunan sebesar 10,51 persen.

Fitri Hariyanti mengungkapkan bahwa dari total kedatangan, ribuan wisatawan masuk melalui jalur imigrasi resmi.

"Pada Agustus 2026, kunjungan wisatawan mancanegara yang tercatat datang ke Provinsi Riau melalui empat pintu utama masuk imigrasi mencapai 6.849 kunjungan," kata Fitri Hariyanti, Kamis (1/10/2026).

Pintu masuk utama terbanyak melalui imigrasi dicatat oleh Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan 3.748 kunjungan. Sisanya terbagi melalui Pelabuhan Dumai sebanyak 1.273 kunjungan, Pelabuhan Bengkalis 1.119 kunjungan, dan Pelabuhan Tanjung Harapan Meranti 709 kunjungan.

Selain melalui pintu imigrasi, pencatatan berbasis Mobile Positioning Data (MPD) di Kabupaten Bengkalis merekam sebanyak 16.295 kunjungan wisman. Komposisi wisatawan asing di Riau saat ini dipimpin oleh warga Malaysia sebesar 47,27 persen, disusul Tiongkok 8,12 persen, Filipina 5,69 persen, dan India 4,08 persen.

Pergerakan turis mancanegara ini turut memengaruhi kinerja Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Riau yang mencapai 49,99 persen pada Agustus 2026.

"TPK merupakan salah satu indikator yang dapat mencerminkan tingkat produktivitas usaha jasa akomodasi. Jika TPK besar dan cenderung mendekati 100 persen, maka dapat diartikan bahwa sebagian besar kamar laku terjual," kata Fitri Hariyanti.

Fitri Hariyanti menambahkan, angka TPK tersebut menunjukkan sekitar separuh dari kapasitas kamar hotel berbintang di Riau laku terjual setiap malamnya. Meskipun TPK Agustus mengalami penurunan 1,19 poin dibanding Juli 2026 yang sebesar 51,18 persen, angka ini melesat naik 6,31 poin jika dibandingkan TPK Agustus 2025 di posisi 43,68 persen.

Hotel bintang empat menjadi pilihan terfavorit wisatawan dengan TPK tertinggi mencapai 60,80 persen. Di sisi lain, indikator Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) gabungan asing dan domestik tercatat 1,34 malam, di mana turis asing cenderung tinggal lebih lama.

"RLMT tamu asing pada Agustus 2026 tercatat 2,39 malam. Dengan angka tersebut, rata-rata tamu asing yang menginap di hotel berbintang Riau berada di hotel selama sekitar dua hingga tiga malam," ujar Fitri Hariyanti.

Durasi menginap tamu asing tersebut jauh lebih lama dibandingkan tamu domestik yang rata-rata menginap selama 1,32 malam. BPS Riau berharap indikator statistik ini dapat membantu pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata dalam merumuskan strategi promosi serta kebijakan ke depan. (Bil)