RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan sekolah tatap muka kembali berjalan normal dan 21 puskesmas tetap disiagakan usai kualitas udara membaik pasca-hujan deras yang mengguyur wilayah setempat sejak Rabu (23/9/2026) malam hingga Kamis dini hari.
Penurunan kadar polusi terjadi secara signifikan, di mana konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Kota Pekanbaru anjlok hingga mencapai level 7,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Berdasarkan kriteria Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), angka tersebut menandakan kondisi udara telah masuk dalam kategori Baik.
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin menyampaikan bahwa perubahan kondisi atmosfer dapat terlihat dari kembali cerahnya warna langit setelah sempat diselimuti kabut asap dalam beberapa hari terakhir.
"Alhamdulillah hujan tadi malam sampai dinihari, kualitas udara sudah membaik," kata Zulhelmi kepada media di Pekanbaru, Kamis (24/9/2026).
Pemberlakuan kembali aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah diambil setelah Pemkot Pekanbaru melakukan evaluasi dan koordinasi lintas instansi. Meski demikian, fasilitas kesehatan masyarakat dipastikan tidak langsung mengendurkan pelayanan antisipasi dampak paparan asap.
"Seluruh puskesmas di Pekanbaru tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan. Saat ini terdapat 21 puskesmas yang tersebar dan tetap siap melayani warga," ujar Zulhelmi.
BMKG meluncurkan peringatan dini potensi hujan yang diperkirakan masih berlanjut di sejumlah kawasan Provinsi Riau. Pemkot Pekanbaru mengandalkan intensitas curah hujan tersebut untuk menjaga konsistensi kebersihan udara kota dalam beberapa hari ke depan.
"Apalagi BMKG juga memprediksi masih ada potensi hujan beberapa hari ini, kita berharap hujan mengguyur merata," tutur Zulhelmi. (*)