RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau bersama BPJS Ketenagakerjaan resmi menggagas strategi inovasi baru bernama Pulut Ketan (Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk Pekerja Rentan). Langkah ini diambil untuk memperluas cakupan jaminan sosial bagi para pekerja yang berisiko tinggi namun belum memiliki perlindungan memadai.
Inovasi tersebut dimatangkan saat Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Ibkar Saloma melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi di Ruang Kerja Sekda, Kamis (17/9/2026). Program ini mengandalkan skema kolaborasi antara pemerintah, ASN, BUMN, BUMD, hingga pelaku dunia usaha.
Melalui program ini, ASN di lingkungan Pemprov Riau didorong untuk menanggung perlindungan setidaknya satu pekerja rentan di sekitar mereka. Partisipasi aktif dari sektor swasta dan BUMD juga diharapkan menjadi gerakan bersama dalam menekan angka risiko sosial ekonomi.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menegaskan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat pekerja ketika menghadapi berbagai risiko. Menurutnya, perluasan jaminan ini tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah.
"Kita harus membangun kolaborasi yang lebih luas, sehingga perlindungan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama. Dengan demikian, pekerja rentan di berbagai wilayah dapat memperoleh perlindungan dan keluarga mereka memiliki jaminan ketika menghadapi risiko sosial," kata Syahrial Abdi.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Ibkar Saloma menjelaskan bahwa fokus utama gerakan Pulut Ketan adalah memberikan kepastian perlindungan hingga ke tingkat keluarga pekerja. Manfaat program ini dirancang agar mampu mencegah munculnya kemiskinan baru akibat kecelakaan kerja atau kematian tulang punggung keluarga.
"Harapannya seluruh masyarakat pekerja di Riau bisa terlindungi, karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pekerja tetapi juga keluarganya. Ketika tulang punggung keluarga meninggal dunia, manfaat BPJS Ketenagakerjaan dapat membantu keberlangsungan pendidikan anak hingga jenjang kuliah sehingga generasi muda tidak putus sekolah," ujar Ibkar Saloma. (Bil)