RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Riau memfokuskan koordinasi pada penanganan kebencanaan serta percepatan penyaluran anggaran pusat dan daerah.
Hal itu mengemuka saat Kepala Kanwil DJPb Riau Adnan Wimbyarto menemui Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi di Ruang Rapat Sekda Riau, Kamis (17/9/2026).
Syahrial Abdi menegaskan, percepatan belanja daerah menjadi indikator kunci agar dampak APBN dan APBD langsung dirasakan warga, termasuk saat menghadapi situasi darurat bencana.
"Perkembangan penyerapan anggaran menjadi salah satu indikator penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai target. Pemprov Riau terus mendorong perangkat daerah mempercepat pelaksanaan kegiatan dengan tetap memperhatikan akuntabilitas," kata Syahrial Abdi.
Ia menambahkan, sinergi dengan DJPb Riau krusial untuk menjembatani kebutuhan anggaran mendesak ke pemerintah pusat.
"Kita ingin APBN dan APBD benar-benar memberikan dampak kepada masyarakat. Koordinasi seperti ini harus dijaga, sehingga ketika ada persoalan kebencanaan yang membutuhkan dukungan pusat, dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Sementara itu, Adnan Wimbyarto menilai kinerja keuangan dan pertumbuhan ekonomi di Riau saat ini sudah berada di jalur yang tepat. DJPb Riau berjanji mengawal porsi pendanaan bencana agar cepat terealisasi.
"Alhamdulillah Riau di track yang bagus, dan penyerapan anggaran juga bagus. Kita support nanti apabila ada yang perlu dikoordinasikan, misalkan terkait kebencanaan, penanggulangannya seperti apa dan dana yang masuk seperti apa. Kami siap menjembatani dengan kantor pusat," kata Adnan Wimbyarto.
Selain masalah bencana, DJPb Riau yang menjalankan fungsi Regional Chief Economist memastikan bakal terus mengawal laju inflasi dan menjaga tren positif perekonomian Riau hingga penutupan tahun anggaran. (Bil)