RIAUIN.COM - BMKG Pekanbaru mendeteksi 225 titik panas atau hotspot mengepul di Provinsi Riau pada Kamis (17/9/2026). Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tercatat menjadi wilayah penyumbang hotspot terbanyak dengan total 135 titik.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, merinci sebaran titik panas di wilayah Riau. Selain Inhu, puluhan hotspot lain terdeteksi di Kampar sebanyak 44 titik dan Indragiri Hilir 34 titik. Sementara wilayah Dumai dan Pelalawan masing-masing mencatat tiga titik. Adapun Rokan Hulu dan Siak masing-masing menyumbang dua titik, disusul Bengkalis serta Kuantan Singingi yang masing-masing terdeteksi satu titik.
"Kondisi udara di Riau diprakirakan kabur hingga berawan. Kekaburan udara ini berpotensi terjadi akibat akumulasi asap yang dapat menurunkan jarak pandang masyarakat," ujar Bella R. Adelia.
Meski ancaman asap mengintai, Bella menyebutkan peluang hujan masih ada di beberapa daerah. "Potensi hujan ringan diprakirakan terjadi pada siang hingga sore hari di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Pelalawan, Bengkalis, Siak, dan Rokan Hulu," lanjutnya.
Pada malam hingga dini hari, hujan berintensitas ringan hingga sedang berpotensi membasahi sebagian area Bengkalis, Rokan Hilir, dan Kota Dumai. Khusus wilayah Bengkalis, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada malam hingga dini hari.
Suhu udara di Riau hari ini diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.
"Untuk tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter, yang tergolong dalam kategori rendah," kata Bella.
Secara keseluruhan di Pulau Sumatera, BMKG mendeteksi total 4.737 hotspot. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan konsentrasi terbanyak mencapai 3.200 titik, disusul Jambi 511 titik, Bangka Belitung 503 titik, Lampung 241 titik, Kepulauan Riau 22 titik, Sumatera Utara 16 titik, Sumatera Barat 10 titik, dan Bengkulu sembilan titik. (Bil)