Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis


Sabtu, 12 September 2026 - 08:27:19 WIB
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis

RIAUIN.COM - Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Riau pada Jumat (11/9/2026) membantu proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berkat guyuran hujan tersebut, titik api berskala besar di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Siak kini telah berhasil dipadamkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau M Edy Afrizal mengonfirmasi bahwa hujan merata di Riau dampaknya sangat signifikan terhadap upaya pemadaman di lapangan.

“Hujan cukup merata terjadi di Riau. Beberapa lokasi karhutla yang sebelumnya cukup besar seperti di Inhu dan Siak dilaporkan apinya sudah padam,” kata M Edy Afrizal.

Meski api permukaan telah padam, BPBD Riau tidak lantas menarik pasukannya. Petugas tetap disiagakan di lokasi bekas kebakaran mengingat struktur tanah gambut yang rawan menyimpang bara api di bawah permukaan.

“Tim tetap standby di lokasi bekas terbakar sembari melakukan pendinginan. Ini sebagai upaya antisipasi ketika api kembali muncul sehingga bisa segera dipadamkan,” ujar M Edy Afrizal.

Di saat wilayah Inhu dan Siak mulai terkendali, ancaman baru justru muncul di Kabupaten Bengkalis. BPBD Riau mendeteksi keberadaan titik api baru di Kecamatan Bantan, tidak jauh dari area karhutla yang sebelumnya sempat dipadamkan.

“Ada muncul titik api baru di Bengkalis. Lokasinya berada di dekat yang sebelumnya terbakar. Saat ini masih dilakukan pemadaman oleh tim gabungan,” sebut M Edy Afrizal.

Guna melumpuhkan titik api di Bengkalis, pemadaman jalur darat kini diperkuat dengan penanganan udara. Dua unit helikopter water bombing telah diterbangkan ke lokasi, didukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memancing hujan buatan.

“Dua helikopter juga sudah diturunkan untuk membantu pemadaman api di Bengkalis. Termasuk OMC juga kami laksanakan karena ada potensi awan,” tutur M Edy Afrizal. (Bil)