Titik Panas di Riau Turun Tajam, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Karhutla


Jumat, 11 September 2026 - 12:11:16 WIB
Titik Panas di Riau Turun Tajam, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Karhutla

RIAUIN.COM - BMKG mencatat penurunan signifikan jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau hingga Kamis (10/9/2026) pukul 23.00 WIB. Meski secara keseluruhan jumlahnya anjlok sebanyak 194 titik dalam sehari, Kabupaten Indragiri Hulu masih mendominasi sebaran titik panas di kawasan tersebut.

"Jumlah hotspot di Riau hari ini terpantau 123 titik. Angka ini turun cukup besar dibanding hari sebelumnya yang mencapai 317 titik," kata prakirawan BMKG.

Meskipun secara provinsi mengalami penurunan, konsentrasi hotspot ternyata masih menumpuk di satu wilayah. Dari total 123 titik di Riau, sebanyak 100 titik berada di Kabupaten Indragiri Hulu.

Wilayah lain mencatatkan angka yang jauh lebih rendah. Indragiri Hilir terdeteksi sembilan titik, Kepulauan Meranti enam titik, Bengkalis lima titik, Pelalawan dua titik, dan Kampar satu titik.

"Meskipun trennya menurun, keberadaan 100 titik di Indragiri Hulu tetap membutuhkan verifikasi lapangan dan pemantauan ketat. Kita tidak boleh lengah karena kondisi cuaca dan angin bisa mengubah situasi dengan cepat," lanjut prakirawan BMKG.

Jika ditinjau dari skala regional, Riau berada di urutan keempat penyumbang titik panas terbanyak di Pulau Sumatera. Dari total 1.490 hotspot yang terdeteksi di seluruh Sumatera, Sumatra Selatan menempati posisi puncak dengan 886 titik. Posisi berikutnya disusul Bangka Belitung dengan 211 titik dan Lampung 131 titik.

Sementara itu, wilayah Jambi mencatatkan 97 titik, Kepulauan Riau 27 titik, Sumatra Utara sembilan titik, Sumatra Barat empat titik, dan Bengkulu dua titik.

"Turunnya angka hotspot di Riau memang sedikit meredakan kekhawatiran, tetapi ancaman kebakaran hutan dan lahan belum sepenuhnya hilang selama titik panas masih bermunculan di wilayah rawan," tegasnya. (*)