Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari


Jumat, 11 September 2026 - 08:55:02 WIB
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari

RIAUIN.COM - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat akumulasi kasus gangguan kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencapai 2.670 orang per 10 September 2026. Data yang dihimpun sejak 28 Agustus 2026 ini menunjukkan dampak paparan asap makin meluas ke berbagai lapisan masyarakat.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mendominasi keluhan warga dengan jumlah 2.414 kasus. Sisanya, sebanyak 91 orang mengalami iritasi kulit, 86 orang mengidap konjungtivitis atau mata merah, serta sisanya terdiagnosa pneumonia dan asma.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengonfirmasi peningkatan warga yang mengeluhkan kondisi fisik mereka pascalonjakan kabut asap di wilayah Pekanbaru.

"Ada juga orang mengalami pneumonia dan asma akibat terpapar kabut asap," kata Dedy Sambudi, Kamis (10/9/2026).

Untuk memantau sebaran dampak, Tim Program ISPA Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru berkoordinasi langsung dengan 21 puskesmas. Pemantauan harian dilakukan secara ketat guna merekam pergerakan jumlah warga yang berobat.

"Jumlah pasien bisa berkisar dua ratus hingga tiga ratus lebih dalam sehari," kata Dedy Sambudi.

Langkah penanganan lapangan terus disiagakan, termasuk pembagian masker gratis dan pemberian edukasi pencegahan bahaya asap bagi warga setempat.

"Kita juga siapkan masker dan pelayanan bagi warga terdampak kebakaran lahan di 21 puskesmas yang ada," ujar Dedy Sambudi.

Pemerintah Kota Pekanbaru mengimbau seluruh warga, utamanya kelompok rentan seperti balita dan lansia, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik. (*)