RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau mematangkan skema pengalihan arus kendaraan jelang pemeliharaan berkala Jembatan Siak I dan Jembatan Siak III. Langkah mitigasi kemacetan ini disiapkan menyusul rencana penutupan total kedua akses vital Kota Pekanbaru tersebut mulai pekan ketiga September 2026.
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau telah menggelar survei pemetaan jalur alternatif bersama kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat. Peninjauan lapangan difokuskan pada pengujian kapasitas ruas jalan penampung limpahan kendaraan.
Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi menegaskan bahwa kesiapan manajemen lalu lintas menjadi syarat mutlak sebelum pengerjaan fisik dimulai.
“Jembatan ini akses penting masyarakat. Jadi pekerjaannya harus disiapkan dengan matang, terutama soal penutupan dan pengalihan arus kendaraan,” kata Zulfahmi, Kamis (10/9/2026).
Skema rekayasa arus jalan nantinya dirancang untuk menampung lonjakan volume kendaraan di area sekitar. Penataan moda transportasi tersebut dilakukan agar mobilitas harian warga antawilayah tidak lumpuh total selama masa penutupan.
PPTK Pemeliharaan Jembatan Siak I dan Siak III, Yusfar M menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi terus berjalan intensif guna merumuskan formulasi rute pengalihan yang paling efektif.
“Yang kami atur bukan hanya pekerjaan di jembatannya. Arus kendaraan juga harus dipikirkan karena setiap hari masyarakat menggunakan akses ini,” ujar Yusfar.
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, pemerintah berencana menyebar personel di setiap titik persimpangan rawan macet. Rambu penunjuk arah dan baliho imbauan ukuran besar juga dipasang di area strategis mendahului jadwal penutupan.
“Pengendara nanti kami minta mengikuti arahan petugas dan rambu yang sudah dipasang. Harapannya pekerjaan tetap aman, sementara aktivitas masyarakat tidak terlalu terganggu,” tutur Yusfar.
Meski jadwal pemeliharaan dipastikan mulai bergulir pertengahan September 2026, durasi pasti pengerjaan fisik jembatan belum dirilis resmi. Rincian rute alternatif dan panduan rekayasa jalan akan diumumkan kepada publik sesaat sebelum proyek dimulai. (Bil)